UMKM Kota Batu Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Wamen Helvi Y Moraza Dukung Akselerasi Bisnis Lokal

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 18 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamen UMKM Helvi Y Moraza dorong akselerasi UMKM di Kota Batu untuk naik kelas, dengan fokus pada legalitas, inovasi, dan kolaborasi.

Wamen UMKM Helvi Y Moraza dorong akselerasi UMKM di Kota Batu untuk naik kelas, dengan fokus pada legalitas, inovasi, dan kolaborasi.

UMKMJATIM.COM – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Batu, Jawa Timur, terus berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu, terdapat 2.897 unit UMKM yang tersebar di wilayah ini, dengan 331 di antaranya berhasil naik kelas dan menembus pasar ekspor.

UMKM tersebut berkontribusi sebesar 86,7 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batu, yang mencapai Rp18,5 triliun pada tahun 2023.

Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Y Moraza menyampaikan dukungannya terhadap akselerasi UMKM di Kota Batu agar lebih banyak pelaku UMKM yang bisa naik kelas.

Ia mengungkapkan, salah satu kunci utama dalam mencapai hal tersebut adalah dengan memperoleh legalitas dan sertifikasi, karena hal ini menjadi gerbang bagi UMKM untuk mengakses lebih banyak fasilitas pendukung lainnya.

“Harus ada support dari pemerintah daerah agar pelaku UMKM, ekonomi kreatif naik kelas. Kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan mewujudkan wisata UMKM di Kota Batu,” ujar Helvi saat menghadiri Safari Wisata UMKM yang digagas oleh Diskumperindag Kota Batu.

Baca Juga :  Rutan Situbondo Panen Terong dan Selada, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Safari Wisata UMKM kali ini mengunjungi tiga lokasi berbeda, yakni Sentra Wisata UMKM Rejoso di Desa Junrejo, Co-Working Space Pasar Induk Among Tani, dan Cubes Cafe serta Galeri Dekranasda Kota Batu di PLUT-KUMKM Agrokreatif.

Helvi mengungkapkan, dengan potensi pariwisata yang besar, Kota Batu memiliki peluang untuk mengembangkan UMKM lebih pesat, khususnya yang berhubungan dengan ekonomi kreatif.

“Dari segi program sedikit banyak ada kekurangan, tetapi konsistensi dan komitmen kuat dari pihak terkait, pemda, pengusaha, dan bantuan fasilitas pemerintah pusat, membuat kebutuhan pelaku UMKM bisa difasilitasi,” tambahnya.

Helvi juga menekankan pentingnya peran tiga kementerian yang terlibat dalam mendukung UMKM, yaitu Kementerian Ekonomi Kreatif, UMKM, dan Pariwisata.

Baca Juga :  Pasar Murah di Sampang: Solusi Ekonomis untuk Kebutuhan Sehari-hari

Ia berharap Kementerian Koperasi dapat memberikan dukungan dalam hal legalitas dan mendorong kreativitas pelaku UMKM di Indonesia, serta memastikan akses permodalan dari perbankan daerah.

“Dengan menyambut potensi daerah seperti Kota Batu, kami di Kementerian UMKM dipesankan harus sesegera mungkin mengatasi persoalan klasik permodalan dan akses pasar,” tegas Helvi.

Pada kesempatan yang sama, Helvi meresmikan Co-Working Space UMKM Pasar Induk Among Tani Kota Batu, yang dirancang sebagai pusat kegiatan kreatif bagi pengusaha UMKM.

Fasilitas ini dilengkapi dengan pelatihan bisnis, konsultasi pemasaran, serta akses teknologi digital.

“Fasilitas ini bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga wadah untuk berkolaborasi dan berinovasi. UMKM kita harus mampu memanfaatkan teknologi dan berjejaring untuk bisa menembus pasar global,” tuturnya.

Helvi juga mengapresiasi pembentukan Kampung Ekonomi Kreatif dan UMKM Rejoso, yang memperkenalkan produk lokal seperti kerajinan tangan, kuliner tradisional, dan layanan penginapan yang dikelola warga setempat.

Baca Juga :  Sumenep Genjot Perluasan Tanam Padi 2025–2026 untuk Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

“Ini adalah bukti bahwa usaha mikro dan kecil bisa menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Kampung Wisata ini bukan hanya menawarkan keindahan alam dan budaya, tapi juga menjadi wadah bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Helvi berharap keberadaan kampung wisata ini dapat membuka peluang bagi UMKM lokal untuk memperluas pasar mereka.

Ia mendorong pengusaha UMKM agar terus berinovasi dalam menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan.

“Kementerian UMKM juga akan terus memberikan dukungan berupa pelatihan, pendampingan, dan akses pembiayaan agar UMKM di kawasan ini bisa lebih kompetitif,” pungkasnya.

Dengan berbagai dukungan ini, Kota Batu berpotensi untuk menjadi contoh sukses dalam pengembangan UMKM yang berbasis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, serta mampu memanfaatkan sektor pariwisata untuk memperkuat ekonomi lokal.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Permintaan Minyakita Melonjak! Bulog Kediri Salurkan 557.244 Liter Selama Ramadhan 2026
Jelang Lebaran, Bapanas Sidak ke Pasar Legi Ponorogo: Harga Bapokting Terpantau Stabil
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen

Berita Terkait

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Thursday, 5 March 2026 - 11:20 WIB

Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Wednesday, 4 March 2026 - 12:12 WIB

Permintaan Minyakita Melonjak! Bulog Kediri Salurkan 557.244 Liter Selama Ramadhan 2026

Berita Terbaru