Meningkatkan Penjualan UMKM Lewat Strategi Endorsement Bersama Influencer

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Di era digital yang sangat dipengaruhi oleh media sosial, kekuatan seorang influencer tidak bisa diremehkan dalam dunia pemasaran.

Terutama bagi pelaku UMKM, menjalin kerja sama dengan influencer menjadi salah satu strategi efektif untuk memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan kesadaran merek.

Hal ini dikarenakan para influencer memiliki basis pengikut yang loyal dan cenderung mempercayai rekomendasi dari figur yang mereka ikuti.

Peran influencer dalam dunia pemasaran digital telah berkembang pesat seiring dengan meningkatnya aktivitas pengguna di berbagai platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, hingga Twitter.

Konten yang mereka bagikan—baik berupa ulasan, tutorial, atau pengalaman pribadi—mampu menciptakan dampak besar dalam membentuk opini publik.

Oleh karena itu, banyak pemilik usaha kecil mulai memanfaatkan kekuatan ini untuk mempromosikan produk atau layanan yang mereka tawarkan.

Baca Juga :  Khofifah Dorong Produk Agrikultur Jatim Masuk Pasar Tiongkok, Potensi Durian dan Salak Jadi Unggulan

Salah satu keunggulan bekerja sama dengan influencer adalah kemampuannya dalam menciptakan konten yang terasa alami dan relatable.

Dibandingkan dengan iklan konvensional, endorsement dari influencer cenderung lebih mudah diterima oleh audiens karena disampaikan dalam gaya personal yang tidak memaksa.

Ini memberikan kesan seolah-olah mereka memang menggunakan dan merekomendasikan produk tersebut karena pengalaman nyata.

Di Indonesia sendiri, tersedia banyak pilihan influencer dari berbagai kategori dan latar belakang.

UMKM dapat menyesuaikan pilihan berdasarkan niche produk dan anggaran pemasaran yang dimiliki.

Misalnya, bisnis kuliner dapat menggandeng food blogger atau content creator yang kerap mengulas makanan, sedangkan usaha fashion bisa bekerja sama dengan selebgram yang fokus pada gaya hidup atau outfit of the day (OOTD).

Baca Juga :  3 Strategi Sukses di Tahap Start-Up: Menemukan Pijakan dan Membangun Fondasi Bisnis yang Kuat

Untuk memulai kolaborasi, pelaku usaha disarankan untuk menghubungi influencer secara langsung melalui kontak yang biasanya tersedia di bio media sosial mereka atau melalui manajemen yang menaungi mereka.

Dalam proses negosiasi, biasanya influencer akan mengirimkan rate card atau daftar tarif layanan endorsement mereka.

Tarif ini bisa bervariasi tergantung jumlah pengikut, tingkat interaksi, jenis konten yang diminta, hingga durasi kampanye.

Agar kampanye endorsement lebih efektif, penting bagi pemilik usaha untuk memilih influencer yang tidak hanya populer, tetapi juga memiliki audiens yang relevan dengan produk yang ditawarkan.

Selain itu, sebaiknya disepakati secara jelas mengenai tujuan kampanye, pesan yang ingin disampaikan, serta format konten yang akan dibuat.

Baca Juga :  Produk UMKM Lokal yang Laris Manis di Marketplace: Inspirasi Bisnis dari yang Sudah Sukses

Kolaborasi yang transparan dan strategis akan memberikan hasil yang jauh lebih optimal.

Maksimalkan juga potensi konten tersebut dengan membagikannya kembali melalui akun bisnis, website, atau saluran promosi lainnya.

Dengan demikian, nilai dari satu konten endorsement bisa menjangkau lebih banyak audiens dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Bekerja sama dengan influencer dapat menjadi solusi cerdas untuk meningkatkan visibilitas UMKM secara signifikan.

Dengan pendekatan yang tepat, strategi ini dapat memberikan return yang tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

Maka dari itu, penting bagi pemilik UMKM untuk mulai mempertimbangkan strategi ini sebagai bagian dari rencana digital marketing mereka.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Tuesday, 3 March 2026 - 19:20 WIB

Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terbaru