Polres Madiun Dorong Pemanfaatan Lahan Tak Produktif Demi Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program 100 Hari Kerja Presiden Republik Indonesia, Polres Madiun terus menguatkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.

Salah satu implementasi konkret dari komitmen tersebut terlihat melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan warga yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Mojopurno pada Selasa, 15 April 2025.

Kegiatan ini merujuk pada pelaksanaan Surat Perintah Kapolsek Nomor: SPRIN/3035/XII/DIK.2.1/2024 tanggal 13 Desember 2024,

yang mengatur peran aktif Bhabinkamtibmas dalam membantu pemerintah dan masyarakat dalam upaya mencapai swasembada pangan.

Dalam kegiatan ini, fokus utamanya adalah mendampingi warga desa agar mampu memanfaatkan lahan kurang produktif menjadi lahan pertanian yang menghasilkan, khususnya dengan menanam komoditas jagung.

Baca Juga :  Jatim Catat Rekor Nasional: Nilai Transaksi Ekonomi KTH Tertinggi Capai Rp497,9 Miliar

Bhabinkamtibmas menyampaikan kepada masyarakat akan pentingnya mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan ataupun lahan tidur untuk dijadikan lahan produktif.

Edukasi tersebut bertujuan mendorong warga agar tidak membiarkan lahan terbengkalai,

melainkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan mandiri yang berdampak pada ketahanan ekonomi keluarga.

Salah satu bentuk nyata pendampingan dilakukan saat masa panen.

Bhabinkamtibmas terlibat langsung dalam proses pemantauan pertumbuhan tanaman dan berdialog dengan para petani guna memahami kendala-kendala yang mereka hadapi di lapangan.

Pendekatan ini bertujuan agar solusi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan para petani setempat.

Dalam proses diskusi bersama warga, terungkap bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman pangan mulai meningkat.

Baca Juga :  Terminal Petikemas Surabaya Catat Kenaikan Arus pada Maret 2025: Sinyal Positif bagi Industri Logistik Nasional

Warga kini mulai memahami bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan di tingkat rumah tangga,

tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi melalui hasil panen yang dapat dikonsumsi sendiri atau dijual.

Program pendampingan ini telah memberikan manfaat positif yang nyata.

Selain meningkatkan pengetahuan warga tentang cara mengelola lahan secara efektif dan efisien, kegiatan ini juga menciptakan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.

Kolaborasi yang terjalin ini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di wilayah pedesaan.

Melalui pendekatan humanis dan partisipatif seperti ini, Polres Madiun berhasil menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebatas menjaga keamanan,

Baca Juga :  Pemkot Malang Gencarkan Pembinaan UMKM Lewat Kolaborasi dan Pelatihan Digital

melainkan juga berperan aktif dalam pembangunan desa, khususnya di bidang pertanian dan pangan.

Dengan memanfaatkan potensi lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat, tujuan swasembada pangan nasional diyakini akan lebih cepat terwujud.

Inisiatif yang dilakukan di Desa Mojopurno ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Madiun maupun wilayah lainnya.

Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk aparat keamanan dan warga desa.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Permintaan Minyakita Melonjak! Bulog Kediri Salurkan 557.244 Liter Selama Ramadhan 2026

Berita Terkait

Friday, 6 March 2026 - 20:50 WIB

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau

Friday, 6 March 2026 - 14:44 WIB

Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana

Friday, 6 March 2026 - 11:40 WIB

Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Thursday, 5 March 2026 - 11:20 WIB

Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari

Berita Terbaru