Ramai Pemudik Serbu Sentra Oleh-oleh Kediri Jelang Arus Balik Lebaran

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 6 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Memasuki hari keenam setelah Lebaran, suasana di sentra oleh-oleh kawasan Pakelan, Kota Kediri, Jawa Timur, tampak begitu padat oleh kehadiran pemudik.

Lokasi yang tidak jauh dari Kelenteng Tjoe Hwie Kiong ini menjadi salah satu destinasi favorit bagi para perantau yang hendak kembali ke kota asal setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Mayoritas pengunjung merupakan warga dari luar kota yang menjadikan kegiatan berbelanja oleh-oleh sebagai penutup tradisi mudik mereka.

Salah satunya adalah Dian Kridawati (41), warga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia mengungkapkan bahwa setiap tahun, kunjungan ke Kediri selalu diakhiri dengan membeli buah tangan untuk dibawa pulang.

Menurutnya, membawa oleh-oleh untuk keluarga telah menjadi semacam kewajiban, namun yang paling banyak justru berasal dari titipan rekan kerja di kantornya.

Baca Juga :  Bupati Sampang Dorong BUMD Jadi Motor Penggerak Pembangunan dan Peningkatan PAD

Pada tahun ini, Dian tidak membeli tahu kuning karena dirinya baru akan kembali bekerja pada tanggal delapan April, sehingga mempertimbangkan daya tahan makanan.

Bersama sang suami, ia lebih memilih camilan seperti keripik tahu, stik tahu, dan kerupuk pasir atau yang dikenal dengan nama opak upil.

Camilan tersebut dipilih karena anak-anak mereka lebih senang mengemil stik tahu saat menempuh perjalanan jauh, sedangkan sang suami lebih menyukai opak upil rasa pedas sebagai teman berkendara agar tetap terjaga.

Sementara itu, Yekti Indriyani (44), warga Kepanjen, Kabupaten Malang, tampak membawa cukup banyak tahu kuning dalam kemasan tradisional besek, yakni wadah dari anyaman bambu.

Ia mengatakan sebagian besar belanjaannya merupakan titipan dari tetangga dan kerabat, meskipun ada pula yang dibeli untuk konsumsi pribadi.

Baca Juga :  Fraksi GIM DPRD Situbondo Dorong Optimalisasi Penggunaan Tax Monitor Demi Tingkatkan Pendapatan Daerah

Yekti baru saja pulang dari kediaman mertuanya di Kota Kediri dan memastikan bahwa tahu yang dibelinya masih dalam kondisi segar, sehingga aman dibawa dalam perjalanan dan dapat tahan lama.

Keramaian tak hanya terjadi di pusat oleh-oleh saja.

Di sepanjang trotoar kawasan Pakelan, sejumlah pedagang makanan khas Kediri juga turut diserbu pembeli.

Salah satu yang menarik perhatian adalah lapak sate bekicot 02, yang dikenal sebagai ikon kuliner khas Kediri.

Hendro Lukito (59), warga Sidoarjo, menjadi salah satu pelanggan setia sate bekicot tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa setiap kali berkunjung ke Kediri, dirinya tidak pernah absen membeli sate bekicot 02 untuk dibawa pulang.

Baca Juga :  Memahami Konsep Pinjaman Modal Usaha Berbasis Syariah

Bahkan, menurutnya, mengonsumsi sate bekicot menjadi bagian dari pengobatan alternatif untuk penyakit asma yang dideritanya.

Fenomena ramainya pusat oleh-oleh dan pedagang kuliner khas daerah ini mencerminkan antusiasme pemudik dalam menjaga tradisi serta kepedulian mereka untuk membawa pulang kenangan manis dari kampung halaman.

Aktivitas tersebut juga menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha lokal, yang mendapat lonjakan penjualan selama musim Lebaran.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat
Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK
Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH
PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Berita Terkait

Wednesday, 25 February 2026 - 18:45 WIB

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 18:41 WIB

Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat

Wednesday, 25 February 2026 - 18:37 WIB

Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK

Wednesday, 25 February 2026 - 18:31 WIB

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Berita Terbaru

Ciptakan Ramadhan berkesan dengan microphone SHORUSH. Cocok untuk tadarus, tarawih, dan kajian, lengkap promo diskon & gratis ongkir.

Berita

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Wednesday, 25 Feb 2026 - 18:31 WIB