Lindungi Merek IKM, Kemenkum Jatim dan Disperinaker Surabaya Wujudkan Sinergi Perlindungan Kekayaan Intelektual

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 19 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Upaya memperkuat perlindungan hukum bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) kembali diperkuat melalui sinergi strategis antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya.

Kolaborasi ini diwujudkan dalam bentuk pertemuan yang digelar pada Senin pagi, 19 Mei 2025, bertempat di Aula Marsinah, Kantor Disperinaker Surabaya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku IKM, akademisi, serta perwakilan instansi yang berfokus pada perlindungan merek dan kekayaan intelektual.

Kegiatan dibuka oleh Chairani Agustiana selaku Kepala Bidang Industri Disperinaker Surabaya yang menegaskan bahwa sinergi antara instansi pusat dan daerah merupakan langkah awal dalam memperkuat sistem perlindungan hukum untuk para pelaku usaha kecil di Surabaya.

Baca Juga :  Peluang Bisnis Kopi Botolan: Praktis, Nikmat, dan Siap Menemani Aktivitas Sehari-hari

Chairani menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus terkait penerbitan surat rekomendasi pendaftaran merek bagi pelaku IKM.

Hal ini, menurutnya, merupakan bentuk transparansi dan kemudahan proses administratif yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha lokal.

Selain itu, Pemerintah Kota Surabaya juga telah mengalokasikan anggaran khusus untuk memfasilitasi biaya pendaftaran merek bagi 25 IKM dan UMKM selama tahun 2025.

Kebijakan ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan sektor industri kecil.

Dari pihak Kemenkumham Jawa Timur, Raden Fadjar Wijanarko turut hadir dan memberikan penekanan bahwa merek merupakan aset penting yang tidak hanya bernilai hukum tetapi juga memiliki kekuatan bisnis jangka panjang.

Baca Juga :  Cara Mengoptimalkan Pemasaran Lokal untuk Meningkatkan Jangkauan Bisnis UMKM

Ia menjelaskan bahwa saat ini proses pendaftaran merek sudah jauh lebih mudah dan terjangkau bagi pelaku usaha.

Raden Fadjar juga menyampaikan bahwa perlindungan terhadap merek mampu menghindarkan pelaku IKM dari potensi sengketa hukum di masa depan dan meningkatkan daya saing produk mereka, terutama dalam menghadapi pasar nasional yang semakin kompetitif.

Lebih lanjut, Fadjar menambahkan bahwa Disperinaker telah menetapkan indikator teknis yang menjadi dasar pemberian surat rekomendasi bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan merek.

Dengan mekanisme tersebut, proses administrasi menjadi lebih cepat dan efisien.

Tidak hanya itu, sinergi ini juga melibatkan kalangan akademisi dari Universitas Narotama Surabaya sebagai mitra strategis.

Kehadiran akademisi diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam aspek edukasi serta advokasi kekayaan intelektual kepada pelaku IKM.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Sampang Turun 1,3 Persen, Cuaca dan Daya Beli Jadi Penyebab Utama

Dengan demikian, pemahaman mengenai pentingnya hak kekayaan intelektual, khususnya merek, dapat tersampaikan secara menyeluruh.

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal.

Selain memberikan perlindungan hukum, pendaftaran merek juga berperan penting dalam membangun identitas bisnis yang kuat dan berkelanjutan.

Kemenkumham Jawa Timur berharap bahwa model kolaboratif seperti ini dapat diterapkan di kabupaten/kota lain sehingga kesadaran dan perlindungan kekayaan intelektual semakin merata di seluruh wilayah Jawa Timur.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Berita Terbaru