UKM dan UMKM: Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 26 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Di tengah dinamika perekonomian nasional, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki posisi strategis sebagai pilar utama penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Peran mereka yang menyentuh langsung berbagai sektor produktif menjadikan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sangat signifikan.

Sejumlah penelitian dan data resmi menunjukkan bahwa sektor UKM dan UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap total PDB nasional.

Angka tersebut mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh pelaku usaha kecil bukan hanya penting dari segi jumlah pelaku, tetapi juga dari sisi nilai ekonomi yang dihasilkan.

Mereka turut mendorong roda perekonomian berputar, terutama di wilayah-wilayah yang belum tersentuh industri besar.

Baca Juga :  Cara Menentukan Target Pasar yang Tepat untuk UMKM Baru: Kunci Penjualan Lebih Cepat

Peran vital UKM dan UMKM tercermin dalam kemampuannya untuk menggerakkan banyak sektor sekaligus.

Mulai dari perdagangan barang kebutuhan sehari-hari, produksi makanan olahan, kerajinan tangan, hingga penyediaan jasa layanan seperti laundry,

bengkel, dan katering, semua memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dengan skala operasional yang fleksibel, pelaku usaha mikro dan kecil mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar.

Hal ini menjadikan UKM dan UMKM sebagai sumber ketahanan ekonomi, khususnya saat terjadi krisis atau tekanan global.

Ketika sektor formal terhambat oleh berbagai tantangan, pelaku usaha kecil justru mampu bertahan bahkan terus tumbuh, mengisi celah yang ditinggalkan industri besar.

Tak hanya itu, UKM dan UMKM juga menjadi media distribusi ekonomi yang lebih merata.

Baca Juga :  Cara Memulai Bisnis Online Tanpa Modal untuk Pemula

Sektor ini membuka peluang usaha di daerah-daerah yang jauh dari pusat ekonomi, sehingga memperkuat pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan antara kota dan desa.

Aktivitas mereka yang tersebar secara luas turut menciptakan efek domino positif terhadap perputaran uang, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan konsumsi lokal.

Pemerintah pun menyadari pentingnya sektor ini, terbukti dari beragam program dukungan seperti akses pembiayaan mikro, pelatihan manajemen usaha, fasilitasi sertifikasi produk, hingga digitalisasi pemasaran.

Upaya tersebut diarahkan agar UKM dan UMKM bisa naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap ekonomi nasional.

Dengan potensi besar yang dimiliki, UKM dan UMKM layak disebut sebagai ujung tombak pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga :  Strategi Mengubah Calon Konsumen Menjadi Pelanggan Setia UMKM

Apabila terus mendapatkan dukungan yang tepat, bukan tidak mungkin sektor ini akan menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tangguh, merata, dan berbasis kerakyatan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Tuesday, 3 March 2026 - 19:20 WIB

Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terbaru