Kopi Liberika Wonosalam Makin Dilirik Petani dan Penikmat Kopi Lokal

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 6 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Salah satu jenis kopi yang kini mulai dikenal banyak orang adalah jenis kopi liberika, yang memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan baru di kawasan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Jika sebelumnya petani di wilayah ini lebih akrab dengan jenis arabika, robusta, atau excelsa, maka dalam dua tahun terakhir, liberika mulai mendapatkan perhatian serius, baik dari sisi budidaya maupun konsumsi.

Salah satu petani yang turut membudidayakan kopi liberika adalah Sampiyo, warga Dusun Sumber, Desa Wonosalam.

Ia mengisahkan bahwa awalnya hanya memiliki satu pohon kopi jenis ini.

Namun, setelah mencermati kualitas rasa dan respons pasar, ia memutuskan untuk memperbanyak tanaman tersebut melalui metode sambung.

Sampiyo bisa menilai bagus kopi liberika ini karena memiliki karakteristik rasa yang lebih pekat dan juga pahit dibandingkan jenis kopi lainnya.

Baca Juga :  Harga Pupuk Subsidi Turun, Petani Jombang Semringah Sambut Musim Tanam 2025

Ia menjelaskan bahwa ukuran buahnya cenderung lebih besar, dengan daun lebar yang mencolok.

Dari segi nilai ekonomi, liberika juga dianggap menjanjikan karena harga jualnya cukup stabil, yakni berkisar Rp100.000 per kilogram dalam kondisi kering.

Menurutnya, kopi liberika bukanlah tanaman baru sepenuhnya di wilayah ini.

Ia mengungkapkan bahwa dulunya kopi tersebut dibawa oleh Belanda dan sempat tumbuh di beberapa titik sebelum akhirnya banyak yang terlupakan.

Kini, keberadaannya kembali diminati seiring dengan meningkatnya ketertarikan terhadap varietas kopi unik.

Di sisi lain, peningkatan minat juga datang dari kalangan pecinta kopi lokal.

Raka Wibowo, seorang barista sekaligus pemilik kedai kopi di Wonosalam, menyatakan bahwa dalam dua tahun terakhir, permintaan kopi liberika di kedainya mulai menunjukkan tren kenaikan.

Baca Juga :  Kapal Slerek, Tulang Punggung Nelayan di Pantai Selatan Malang

Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar pelanggan awalnya hanya mengenal robusta dan arabika.

Namun belakangan, banyak yang tertarik mencoba liberika karena menawarkan profil rasa yang unik.

Menurut Raka, kopi liberika memberikan sensasi fruity yang kuat dengan aftertaste smoky yang khas, menjadikannya sangat berbeda dari kopi mainstream lainnya.

“Awalnya hanya segelintir yang tahu liberika. Sekarang, banyak pelanggan justru datang dan minta disajikan liberika karena rasanya yang unik dan berbeda. Ini peluang besar bagi para petani lokal,” jelasnya.

Untuk perawatan, budidaya kopi liberika tidak membutuhkan perlakuan yang jauh berbeda dibandingkan dengan jenis kopi lain.

Proses penanaman dan pemeliharaannya bisa dijalankan oleh petani yang sudah berpengalaman menangani robusta atau arabika.

Baca Juga :  Upaya Kota Batu Mengembalikan Kejayaan Apel: Kolaborasi dengan Jepang dan Inovasi Pertanian

Dari sisi harga, kopi excelsa kini dijual seharga Rp80.000 per kilogram dalam bentuk kering, naik Rp35.000 dari tahun lalu.

Sedangkan robusta dihargai Rp75.000 per kilogram, dengan kenaikan tipis sekitar Rp2.000.

Hal ini menegaskan bahwa kopi liberika memiliki nilai ekonomi lebih tinggi jika dibandingkan dua jenis kopi tersebut.

Melihat tren positif ini, banyak pihak optimistis bahwa kopi liberika akan menjadi salah satu primadona baru dalam industri kopi lokal, khususnya di Wonosalam.

Dukungan dari petani, pelaku UMKM, serta peningkatan permintaan pasar menjadi faktor pendorong berkembangnya kopi liberika sebagai komoditas unggulan di masa mendatang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Berita Terbaru