Jumlah Penerima PKH di Situbondo Berkurang, Ribuan Keluarga Berhasil Mandiri

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 30 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengalami penurunan signifikan pada tahun ini.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 3.500 keluarga penerima manfaat (KPM) tidak lagi terdaftar sebagai penerima bantuan sosial tersebut.

Koordinator PKH Kabupaten Situbondo, Agus Ary Cahyadi, menjelaskan bahwa penurunan jumlah KPM disebabkan oleh meningkatnya kondisi ekonomi sebagian keluarga,

sehingga mereka sudah tidak memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah KPM yang menerima bantuan PKH dari Kementerian Sosial saat ini tercatat sebanyak 32.729 keluarga, menurun dari tahun sebelumnya yang masih mencapai 36.000 keluarga.

Ribuan KPM yang tidak lagi menerima bantuan PKH terbagi ke dalam tiga kategori utama.

Pertama, terdapat keluarga yang secara sukarela mengundurkan diri karena merasa kondisi ekonomi mereka telah membaik dan tidak lagi layak menerima bantuan.

Baca Juga :  Rincian Bantuan Biaya Hidup KIP Kuliah 2025 Berdasarkan Klaster Wilayah

Kedua, ada keluarga yang disarankan oleh pendamping PKH untuk keluar dari program karena telah mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih stabil, namun tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.

Ketiga, terdapat keluarga yang secara otomatis tidak lagi memenuhi kriteria karena anak mereka telah menyelesaikan pendidikan dan tidak ada lagi komponen penerima dalam rumah tangga mereka.

Proses keluarnya para KPM dari program ini dilakukan secara resmi dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai, yang turut disaksikan oleh perangkat desa setempat.

Agus Ary Cahyadi menegaskan bahwa hal ini merupakan bentuk transparansi dalam program bantuan sosial, memastikan bahwa hanya keluarga yang benar-benar membutuhkan yang tetap menerima manfaat dari PKH.

Baca Juga :  Pasar Wisata Sumberkoso: Destinasi Berbasis Kearifan Lokal yang Kembali Dibuka

Sementara itu, penyaluran bantuan PKH untuk tahap pertama di tahun 2025 telah berjalan sesuai jadwal.

KPM yang masih terdaftar dalam program ini dapat mencairkan dana bantuan mereka melalui ATM bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) atau melalui agen bank Himbara yang tersebar di berbagai desa.

Dalam setahun, penyaluran bantuan dilakukan dalam empat tahap, dan tahap pertama sudah mulai disalurkan pada bulan ini.

Kategori penerima PKH mencakup berbagai kelompok dengan besaran bantuan yang berbeda.

Ibu hamil dan anak usia dini masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp3.000.000 per tahun.

Anak yang masih menempuh pendidikan juga mendapatkan bantuan sesuai jenjangnya, yakni Rp900.000 per tahun untuk anak SD, Rp1.500.000 per tahun untuk anak SMP, dan Rp2.000.000 per tahun untuk anak SMA.

Baca Juga :  Panduan Pemupukan Padi yang Efektif untuk Meningkatkan Hasil Panen Petani

Selain itu, penyandang disabilitas serta lanjut usia menerima bantuan sebesar Rp2.400.000 per tahun, sementara korban pelanggaran hak asasi manusia berat mendapatkan bantuan tertinggi, yaitu Rp10.800.000 per tahun.

Penurunan jumlah penerima PKH di Situbondo menjadi indikasi bahwa program ini telah berhasil membantu banyak keluarga mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih baik.

Ke depan, pemerintah diharapkan terus melakukan evaluasi agar bantuan sosial dapat diberikan secara tepat sasaran, membantu mereka yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi bagi keluarga penerima manfaat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat
Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK
Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH
PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Berita Terkait

Wednesday, 25 February 2026 - 18:45 WIB

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 18:41 WIB

Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat

Wednesday, 25 February 2026 - 18:37 WIB

Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK

Wednesday, 25 February 2026 - 18:31 WIB

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Berita Terbaru

Ciptakan Ramadhan berkesan dengan microphone SHORUSH. Cocok untuk tadarus, tarawih, dan kajian, lengkap promo diskon & gratis ongkir.

Berita

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Wednesday, 25 Feb 2026 - 18:31 WIB