Menteri Trenggono Resmikan Kampung Nelayan di Malang, Dorong Produktivitas Pesisir

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 4 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir kembali diperkuat melalui peresmian program Kampung Nelayan di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Agenda ini dijalankan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, saat kunjungan kerjanya pada Jumat (4/7/2025).

Dalam kunjungannya, Menteri Trenggono menjelaskan bahwa pembangunan Kampung Nelayan tidak sebatas menyediakan tempat tinggal, namun lebih berfokus pada penyediaan sarana produksi yang dibutuhkan nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapan dan produktivitas kerja mereka.

Ia menegaskan bahwa program ini menitikberatkan pada penguatan aspek produksi, bukan pada hunian.

Trenggono mengatakan bahwa proyek Kampung Nelayan adalah bagian dari strategi nasional jangka panjang yang ditujukan untuk makdud memperbaiki taraf hidup komunitas pesisir.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Building Supervisor PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk Malang Tahun 2025

Ia mengungkapkan target ambisius yang telah disiapkan pemerintah, yaitu membangun 100 kampung nelayan pada 2025, dilanjutkan dengan 500 kampung di tahun berikutnya, dan 1.100 kampung tambahan pada tahun ketiga.

Menurutnya, program ini akan membentuk sentra-sentra produksi baru di kawasan pesisir Indonesia.

Kehadiran kampung tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas sektor perikanan, tetapi juga secara langsung berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat nelayan yang selama ini masih terpinggirkan dari akses fasilitas modern.

Pemilihan Kabupaten Malang sebagai salah satu lokasi percontohan tidak berarti wilayah ini menjadi satu-satunya fokus pemerintah.

Menteri Trenggono menjelaskan bahwa seluruh wilayah pesisir di Indonesia akan mendapatkan perhatian dan dukungan yang sama melalui program ini.

Baca Juga :  Pemkab Sidoarjo Resmikan 346 Koperasi Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi Desa

Ia menambahkan, bahwa pembangunan kampung tersebut bertujuan menciptakan ekosistem ekonomi berbasis nelayan yang terintegrasi dengan fasilitas pendukung,

mulai dari tempat penyimpanan hasil tangkapan, alat produksi, hingga tempat pelelangan ikan.

Saat ditanya mengenai penyediaan rumah tinggal untuk nelayan, Trenggono menegaskan bahwa hal itu menjadi tanggung jawab kementerian lain,

yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dengan adanya kampung produksi ini, nelayan diharapkan dapat menjalankan aktivitasnya secara lebih efisien, memiliki daya saing yang lebih tinggi, serta mampu mengangkat potensi sumber daya laut secara berkelanjutan.

Trenggono pun menyebut bahwa keberlanjutan program akan bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat nelayan sendiri.

Baca Juga :  Kodim 0802 Ponorogo Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional dengan Penanaman Pisang Cavendish

Langkah konkret ini menandai komitmen KKP dalam membangun sektor kelautan yang berkeadilan,

serta menciptakan pemerataan pembangunan bagi masyarakat pesisir di seluruh nusantara.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat
Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK
Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH
PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Berita Terkait

Wednesday, 25 February 2026 - 18:45 WIB

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 18:41 WIB

Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat

Wednesday, 25 February 2026 - 18:37 WIB

Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK

Wednesday, 25 February 2026 - 18:31 WIB

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Berita Terbaru

Ciptakan Ramadhan berkesan dengan microphone SHORUSH. Cocok untuk tadarus, tarawih, dan kajian, lengkap promo diskon & gratis ongkir.

Berita

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Wednesday, 25 Feb 2026 - 18:31 WIB