PELNI Resmikan Desa Mandiri Pandanrejo, Batu: Wujud Ketahanan Pangan dan Dukungan Kapal Penumpang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 20 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI resmi meluncurkan Desa Mandiri Pandanrejo di Kota Batu, Jawa Timur, pada Rabu (20/8/2025).

Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, dengan fokus utama memperkuat pasokan bahan pangan segar bagi kapal penumpang.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI, Anik Hidayati, menjelaskan bahwa Desa Pandanrejo ditetapkan sebagai salah satu pusat pemasok sayuran segar yang akan memenuhi kebutuhan operasional kapal.

Ia menekankan bahwa tujuan dari program ini bukan hanya untuk menyediakan pasokan, tetapi juga meningkatkan kualitas, kuantitas, serta keamanan pangan agar sesuai dengan standar perusahaan pelayaran nasional tersebut.

Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah, menambahkan bahwa kebutuhan logistik permakanan di Pelabuhan Tanjung Perak sangat tinggi.

Baca Juga :  Operasi Pasar Murah Pemkab Sumenep, Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Ramadan

Selama enam bulan pertama 2025, tercatat lebih dari 127 ribu penumpang dilayani oleh 14 kapal penumpang.

Kondisi ini menuntut pasokan makanan yang konsisten dan terjamin mutunya.

Program Desa Mandiri Pandanrejo bukan sekadar berfokus pada distribusi hasil pertanian saja, melainkan juga memberikan dukungan penuh kepada petani.

Bentuk dukungan tersebut mencakup pelatihan pertanian modern, manajemen irigasi, pembuatan pupuk organik, serta pengelolaan pascapanen.

Petani akan didampingi untuk memenuhi standar mutu pangan yang berlaku di kapal PELNI.

Dengan sistem serapan hasil panen langsung oleh PELNI Services, harga jual produk pertanian bisa lebih stabil.

Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

Baca Juga :  Kodim 0827/Sumenep Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Lele Terpadu Berbasis Lokal

Inisiatif Desa Mandiri Pandanrejo sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s), khususnya pada aspek ekonomi, lingkungan, dan ketahanan pangan.

Bagi PELNI, program ini tidak hanya mendukung operasional kapal penumpang, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan hubungan simbiosis antara dunia usaha dan masyarakat.

Menurut Anik Hidayati, keberadaan program tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan pelat merah bisa berperan lebih luas daripada sekadar penyedia jasa transportasi laut.

PELNI ingin menjadi katalisator dalam meningkatkan kesejahteraan desa-desa mitra sekaligus memperkuat ekosistem pangan nasional.

Peresmian Desa Mandiri Pandanrejo dilakukan langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI, Anik Hidayati.

Baca Juga :  Babinsa Modung Dampingi Panen Padi, Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Bangkalan

Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama PELNI Services, Sukendra, Vice President Treasury dan juga TJSL PELNI, Fauziah Ferryna, ditambah juga sejumlah pejabat lain.

Universitas Brawijaya turut dilibatkan sebagai mitra dalam pengembangan program berbasis riset dan pendampingan teknologi pertanian.

Program TJSL Desa Mandiri Pandanrejo menjadi tonggak penting dalam upaya PT PELNI memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung perekonomian desa.

Dengan model kemitraan yang saling menguntungkan, masyarakat mendapatkan kesejahteraan melalui stabilitas harga, sementara PELNI memperoleh jaminan pasokan pangan berkualitas untuk operasional kapal.

Langkah ini menunjukkan bagaimana sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu melahirkan solusi berkelanjutan yang berdampak nyata.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat
Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini
Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan
Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya
Mahasiswa Jatim “Warning” Negara! Soroti Dana Asing ke NGO, Minta Pengawasan Diperketat
Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 19:13 WIB

Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Saturday, 25 April 2026 - 16:11 WIB

Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini

Saturday, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan

Saturday, 25 April 2026 - 12:05 WIB

Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya

Saturday, 25 April 2026 - 10:05 WIB

Mahasiswa Jatim “Warning” Negara! Soroti Dana Asing ke NGO, Minta Pengawasan Diperketat

Berita Terbaru