495 Warga Kelurahan Tamanan Kediri Terima Bantuan Beras dari Program CBP Bapanas

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 22 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Sebanyak 495 warga kurang mampu di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mendapatkan bantuan pangan berupa beras dari Program Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang digagas oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2025, di Kantor Kelurahan Tamanan.

Pemimpin Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, menjelaskan bahwa bantuan pangan ini menyasar keluarga yang tergolong tidak mampu secara ekonomi.

Ia menyebutkan bahwa penentuan penerima dilakukan berdasarkan data yang telah diverifikasi, dan warga yang ingin menerima bantuan hanya perlu membawa KTP untuk dicocokkan dengan data petugas di lapangan.

Menurut Harisun, penyaluran kali ini merupakan bagian dari program nasional untuk menjamin tersedianya kebutuhan pokok masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi perekonomian yang belum stabil bagi sebagian kelompok.

Baca Juga :  Anggaran CPNS 2026 Disiapkan Rp52 Triliun, Ini Strategi Persiapan untuk Calon Peserta

Bantuan berupa 20 kilogram beras diberikan kepada masing-masing penerima sebagai bagian dari upaya negara dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di tingkat lokal.

Salah satu penerima bantuan, seorang lansia bernama Samilah, mengungkapkan rasa syukurnya karena masih mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Ia mengisahkan bahwa usaha sotonya tengah sepi pembeli dalam beberapa bulan terakhir, sehingga keberadaan bantuan beras ini sangat berarti untuk menopang kebutuhan harian keluarganya.

Di waktu yang sama, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, ikut menghadiri peninjauan langsung proses penyaluran bantuan.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari perhatian pemerintah terhadap kondisi sosial masyarakat serta menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Pemkab Sampang Tegaskan Aturan Pembentukan dan Pemberhentian Kelompok Tani untuk Peningkatan Sektor Pertanian

Vinanda menekankan bahwa penerima bantuan telah dipastikan terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga program ini benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.

Ia juga menambahkan bahwa proses distribusi dilakukan dengan prinsip tertib, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Diketahui, Kelurahan Tamanan merupakan salah satu wilayah yang menjadi bagian dari distribusi bantuan pangan yang menjangkau lebih dari 26.800 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh Kota Kediri.

Program ini tidak hanya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian, tetapi juga untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat dalam situasi ekonomi yang menantang.

Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Baca Juga :  Bupati Lamongan Kukuhkan Pengurus Baru Dekranasda 2025–2030, Dorong UMKM Naik Kelas

Banyak warga berharap agar program seperti ini terus berlanjut, mengingat masih banyak keluarga yang belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi dan fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Melalui sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya,

diharapkan penyaluran bantuan beras CBP Bapanas dapat menjadi solusi sementara yang efektif bagi ketahanan pangan masyarakat di tingkat kelurahan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru