Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 26 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telur disebut akan jadi menu wajib MBG dan diharapkan menjadi solusi kerugian peternak yang mencapai Rp3 juta per hari.

Telur disebut akan jadi menu wajib MBG dan diharapkan menjadi solusi kerugian peternak yang mencapai Rp3 juta per hari.

Surabaya – Kabar mengenai rencana telur menjadi salah satu menu wajib dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa harapan baru bagi para peternak ayam petelur. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi membantu menyerap produksi telur sekaligus menjadi solusi atas tekanan yang dialami peternak akibat harga jual yang belum stabil.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peternak mengaku mengalami kerugian akibat harga telur di tingkat peternak berada di bawah biaya produksi. Kondisi tersebut membuat sebagian pelaku usaha menghadapi tekanan cukup berat dalam menjaga keberlanjutan usaha mereka.

Peternak Mengalami Kerugian Harian

Ketua asosiasi peternak menjelaskan bahwa harga telur saat ini masih belum sepenuhnya menguntungkan peternak karena adanya selisih antara biaya produksi dan harga jual di lapangan.

Baca Juga :  Strategi Pemkab Ponorogo dalam Menekan Angka Kemiskinan

“Kalau kondisi seperti ini terus berlangsung, peternak bisa mengalami kerugian hingga Rp3 juta per hari,” ujarnya.

Kerugian tersebut muncul karena tingginya biaya pakan dan operasional peternakan, sementara harga jual telur belum mampu menutup seluruh biaya produksi.

MBG Dinilai Bisa Jadi Solusi Penyerapan Produksi

Masuknya telur sebagai menu wajib program MBG dipandang dapat menciptakan permintaan yang lebih stabil. Dengan jumlah penerima program yang besar, kebutuhan telur diperkirakan ikut meningkat.

“Kalau telur masuk dalam program MBG secara konsisten, tentu akan membantu menyerap produksi peternak,” kata narasumber dalam laporan tersebut.

Menurut pelaku usaha, meningkatnya penyerapan produksi berpotensi membantu menstabilkan harga telur di tingkat peternak.

Baca Juga :  Pasar Kapasan Surabaya Dongkrak Penjualan Lewat Program Senja Surya

Program Diharapkan Bantu Jaga Harga Pasar

Selain meningkatkan permintaan, program tersebut juga dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar.

Telur selama ini menjadi salah satu sumber protein yang banyak dikonsumsi masyarakat karena harganya relatif terjangkau dibandingkan beberapa sumber protein lainnya.

Dengan meningkatnya kebutuhan dari program pemerintah, para peternak berharap tekanan terhadap harga jual bisa berkurang sehingga usaha mereka tetap berjalan secara berkelanjutan.

Peternak Menunggu Realisasi Kebijakan

Meski dinilai membawa peluang positif, pelaku usaha berharap kebijakan tersebut dapat direalisasikan secara tepat dan berkelanjutan.

Peternak menilai kepastian pasar sangat penting agar mereka dapat menyusun strategi produksi dan menjaga kestabilan usaha dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Kriteria Lengkap Penerima PIP 2025: Syarat Resmi untuk Siswa SD, SMP, dan SMA/SMK

Jika program berjalan sesuai harapan, penggunaan telur dalam MBG tidak hanya mendukung kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi sektor peternakan nasional.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis
Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru