Malang – Cara penjualan hewan kurban mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya banyak pedagang mengandalkan lapak di pinggir jalan, kini sebagian peternak mulai beralih memanfaatkan media sosial dan siaran langsung atau live streaming untuk menjangkau pembeli lebih luas. Salah satunya dilakukan peternakan kambing This Is Farm di Kota Malang yang sukses meningkatkan penjualan melalui strategi digital.
Menjelang Idul Adha 2026, strategi pemasaran digital tersebut terbukti membawa hasil positif. Penjualan kambing di peternakan itu dilaporkan meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jualan dari Kandang, Andalkan Media Sosial
Pemilik This Is Farm, Lucky Aditya Ramadhan, mengaku memilih menjual kambing langsung dari kandang tanpa membuka lapak musiman.
“Karena kita gak buka lapak dan pilih jualan langsung di kandang, tantangannya adalah bagaimana kambing ini bisa laku dan kandang kami diketahui masyarakat luas. Strateginya, kita nge-push di media sosial dan live streaming,” ujarnya.
Strategi tersebut dilakukan melalui berbagai platform digital seperti Instagram, WhatsApp, hingga siaran langsung di TikTok yang dilakukan secara rutin. Saat live streaming, calon pembeli dapat melihat langsung kondisi kambing, ukuran, jenis, hingga harga jualnya.
Penjualan Naik Dua Kali Lipat
Lucky menyebut strategi digital yang diterapkan berhasil meningkatkan penjualan secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pada tahun 2025 itu aku jual cuman sekitar 30 ekor kambing. Tapi sekarang naik 100% atau dua kali lipat, sampai H-3 Idul Adha ini sudah lebih dari 70 ekor kambing terjual,” ungkapnya.
Ia juga optimistis jumlah tersebut masih dapat bertambah mendekati hari pelaksanaan kurban.
Pembeli Datang dari Luar Kota
Tidak hanya melayani pembeli dari Malang Raya, pasar yang dijangkau melalui media sosial juga semakin luas.
“Penjualan kita itu sekitar 60-70% datang dari online (Instagram dan TikTok). Sisanya 20% dari relasi atau jaringan, dan 10% kebetulan lewat atau dengar rekomendasi dari teman,” paparnya.
Pembeli bahkan datang dari berbagai daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan hingga Tangerang dan Bogor.
Harga Kambing Capai Rp9 Juta
Peternakan tersebut menyediakan berbagai jenis kambing dengan variasi ukuran dan harga yang berbeda.
“Untuk harga kambing disini mulai dari paling murah itu Rp 2,7 juta dan yang paling mahal sampai Rp 9 juta karena ini masuknya jumbo premium,” terangnya.
Jenis kambing yang dijual meliputi kambing Etawa, Jawa Randu hingga Senduro dengan kategori premium.
Digitalisasi Jadi Peluang Baru Peternak
Perubahan pola penjualan menunjukkan bahwa teknologi kini mulai menjadi bagian penting dalam bisnis peternakan. Selain memperluas pasar, metode live streaming juga dinilai membantu menekan biaya operasional seperti penyewaan lapak sementara.
Dengan tren belanja digital yang terus berkembang, strategi pemasaran berbasis media sosial diperkirakan akan semakin banyak digunakan oleh pelaku usaha peternakan di masa mendatang.










