Gerakan Pangan Murah di Kediri: Warga Serbu Sembako Murah Jelang Ramadhan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 25 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 H, masyarakat Kabupaten Kediri berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di acara Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan ini digelar di Halaman Masjid An Nur, Kecamatan Pare, pada Selasa (25/2/2025).

Salah satu pengunjung, Sukatun, mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat membeli minyak goreng merek Minyak Kita serta camilan untuk keluarganya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Menurutnya, acara ini sangat membantu khususnya bagi warga kurang mampu yang sedang mempersiapkan kebutuhan pangan untuk menyambut Ramadhan.

Selain minyak goreng, GPM di Masjid An Nur juga menyediakan berbagai bahan pokok lainnya, seperti cabai rawit, bawang merah, bawang putih, beras, gula pasir, dan telur ayam.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Syarat dan Prosedur Pencairan Dana BPNT Rp600 Ribu Tahap 4 Desember

Ketersediaan berbagai kebutuhan ini membuat masyarakat dapat memilih dan membeli barang-barang yang diperlukan dengan harga miring.

Kepala Bidang Ketersediaan Distribusi dan Kerawanan Pangan (DKPP) Kabupaten Kediri, Arbai, menjelaskan bahwa GPM bertujuan untuk membantu masyarakat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengendalikan lonjakan harga di pasaran yang biasanya terjadi menjelang Ramadhan.

Acara ini, kata Arbai, terlaksana berkat kolaborasi antara Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Provinsi Jawa Timur,

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, DKPP Kabupaten Kediri, serta Perum Bulog Kediri.

Kerjasama ini memastikan tersedianya pasokan bahan pangan dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama acara berlangsung.

Baca Juga :  Cara Mudah Cek Status Penerima PIP 2025 Secara Online, Tidak Perlu Datang ke Sekolah

Mengenai pasokan bahan pangan, Arbai menyebutkan bahwa Perum Bulog menyediakan setengah ton beras premium, sedangkan mitra lokal memasok setengah ton beras medium.

Selain itu, tersedia pula 400 liter minyak goreng, 100 kilogram gula pasir, serta masing-masing 50 kilogram telur ayam ras, bawang merah, dan bawang putih.

Pemerintah juga menawarkan beras premium dengan harga Rp66.500 per kemasan lima kilogram dan gula pasir seharga Rp15.500 per kilogram.

Sementara itu, bawang putih, bawang merah, dan cabai merah dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram.

Minyak goreng merek Minyak Kita dipatok seharga Rp17.000 per liter, sedangkan telur ayam ras dijual Rp27.000 per kilogram.

Selain bahan pokok, aneka produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga tersedia untuk menambah variasi pilihan belanja masyarakat.

Baca Juga :  UKM Kabupaten Kediri Tampilkan Karya Kreatif di Pameran Inacraft 2025

Kegiatan GPM ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat, tetapi juga membantu para pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka.

Dengan adanya produk lokal yang dijual dalam agenda ini, diharapkan terjadi peningkatan perputaran ekonomi di tingkat lokal, sekaligus memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha kecil untuk tumbuh dan berkembang.

Secara keseluruhan, antusiasme masyarakat dalam mengikuti GPM menunjukkan betapa pentingnya acara ini sebagai upaya menjaga

kestabilan harga bahan pokok dan meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi bulan penuh berkah, Ramadhan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Berita Terbaru