Pekan Seni Kerakyatan Bojonegoro: Pameran Seni, Bonsai, dan Batu Suiseki Semarakkan Akhir Tahun

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 8 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekan Seni Kerakyatan Bojonegoro hadirkan bonsai, suiseki, dan seni lokal. Sambut keindahan seni, budaya, dan UMKM, 6-10 Desember 2024.

Pekan Seni Kerakyatan Bojonegoro hadirkan bonsai, suiseki, dan seni lokal. Sambut keindahan seni, budaya, dan UMKM, 6-10 Desember 2024.

UMKMJATIM.COM – Gedung Serbaguna Bojonegoro menjadi saksi semaraknya Pekan Seni Kerakyatan, yang berlangsung sejak Jumat (6/12/2024) hingga Selasa (10/12/2024). Pameran ini menghadirkan berbagai karya seni, mulai dari lukisan, patung, bonsai, hingga batu suiseki, serta puluhan UMKM yang ikut meramaikan suasana.

Acara yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) ini bertujuan memperkenalkan potensi seni dan kekayaan lokal daerah. Salah satu daya tarik utama adalah pameran bonsai yang menggambarkan keindahan seni melalui kesabaran dan dedikasi para seniman.

Seni Bonsai: Keindahan yang Dibentuk dengan Kesabaran

Dodi, anggota komunitas Pecinta Bonsai Bojonegoro, mengungkapkan bahwa ia membawa ratusan pohon bonsai dengan beragam usia untuk dipamerkan. Dengan pengalaman puluhan tahun di dunia bonsai, Dodi juga memberikan edukasi kepada pengunjung.

Baca Juga :  Relasi Bisnis yang Kuat: Kunci Pertumbuhan dan Keberlanjutan Usaha

“Ini ada bonsai perwakilan dari beberapa kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Seni bonsai ini seni yang perlu kesabaran. Karena membuat bonsai perlu waktu hingga puluhan tahun agar menjadi bonsai yang bernilai,” ujarnya.

Dalam pameran ini, bonsai yang dipamerkan memiliki variasi usia, mulai dari yang baru berusia beberapa bulan hingga bonsai tua berusia 40 tahun. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp15 ribu hingga puluhan juta rupiah.

“Intinya jangan telat siram. Kalau yang kecil cukup di-spray penyiramannya. Rerata pohon itu bisa dibonsai seperti Serut, Sansa, Iprik, Sakuran, Asam. Ribuan jenis pohon bisa dibonsai,” tambahnya.

Suiseki: Keindahan Batu yang Dibentuk Alam

Tak kalah menarik, pameran seni suiseki juga menjadi daya tarik utama. Seni estetika tradisional Jepang ini menampilkan keindahan batu yang sepenuhnya dibentuk oleh alam selama ratusan hingga ribuan tahun.

Baca Juga :  UMKM Digital: Solusi Bisnis Modern yang Tumbuh Bersama Perkembangan Teknologi

“Suiseki ini batu yang dibentuk oleh alam ratusan hingga ribuan tahun. Tidak ada rekayasa manusia sama sekali. Untuk saat ini masih tidak dijual dan di rumah ada sekitar setengah ton,” jelas Wahyu Subakdiono, kolektor suiseki asal Kecamatan Kota, yang juga Ketua Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP).

Wahyu membawa batu suiseki dari berbagai daerah, termasuk dari Lubuk Linggau, Palembang, dan mayoritas dari Sumatera. Beberapa batu lokal dari Desa Jari, Kecamatan Gondang, juga turut dipamerkan.

“Dari lokal Bojonegoro juga kami bawa. Khususnya dari Desa Jari, Kecamatan Gondang. Kalau masing-masing berat batunya ini bisa sampai 50 kilogram,” tambah Wahyu.

Menggali Potensi Lokal

Pekan Seni Kerakyatan ini menjadi bukti nyata upaya Bojonegoro dalam mempromosikan seni dan budaya lokal. Tidak hanya sekadar pameran, acara ini juga menjadi sarana edukasi dan apresiasi terhadap seni bonsai, suiseki, dan berbagai produk UMKM.

Baca Juga :  Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5 Persen di Tengah Tekanan Global, Konsumsi Domestik Jadi Penggerak Utama

Pengunjung yang hadir tidak hanya menikmati keindahan seni, tetapi juga mendapatkan wawasan mendalam tentang proses kreatif di balik setiap karya. Dengan semangat kolaborasi antara komunitas seni dan pemerintah daerah, Pekan Seni Kerakyatan menjadi ajang yang membawa kebanggaan bagi masyarakat Bojonegoro.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat
Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini
Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan
Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya
Mahasiswa Jatim “Warning” Negara! Soroti Dana Asing ke NGO, Minta Pengawasan Diperketat
Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Berita Terkait

Monday, 27 April 2026 - 09:38 WIB

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Saturday, 25 April 2026 - 19:13 WIB

Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Saturday, 25 April 2026 - 16:11 WIB

Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini

Saturday, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan

Saturday, 25 April 2026 - 12:05 WIB

Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya

Berita Terbaru

Kenali jenis alkohol dalam produk kosmetik dan obat, mulai dari ethanol hingga cetyl alcohol, beserta fungsi, manfaat, dan cara memilihnya tepat.

Berita

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Monday, 27 Apr 2026 - 09:38 WIB