UMKMJATIM.COM – Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) disarankan untuk tidak hanya mengandalkan produk berkualitas atau harga yang kompetitif.
Salah satu strategi yang dinilai efektif dalam menarik perhatian konsumen adalah dengan merancang unique value proposition (UVP) yang kuat dan berbeda dari para pesaing.
Konsep unique value proposition dipahami sebagai sebuah pernyataan nilai yang menggambarkan keunikan dari produk atau layanan yang ditawarkan kepada konsumen.
Dalam dunia UMKM, UVP memiliki peran yang sangat penting karena berfungsi sebagai penjelasan mengapa calon pembeli harus memilih produk dari usaha tersebut dibandingkan dengan pilihan lain yang tersedia di pasar.
Pelaku UMKM yang mampu merumuskan UVP secara tepat dipercaya akan lebih mudah membangun kepercayaan dari konsumen.
Hal ini dikarenakan UVP memberikan gambaran yang jelas mengenai manfaat dan keunggulan yang bisa dirasakan langsung oleh pengguna.
Tidak hanya itu, UVP yang disusun secara efektif juga dapat menunjukkan bahwa produk atau layanan tersebut sanggup menyelesaikan permasalahan yang dialami konsumen atau memenuhi kebutuhan spesifik mereka.
Dalam praktiknya, menciptakan UVP tidak sekadar menjelaskan kelebihan produk secara umum.
Pelaku usaha dianjurkan untuk lebih mendalami apa yang sebenarnya diinginkan oleh target pasar mereka, termasuk apa saja yang menjadi masalah utama yang dihadapi konsumen dan bagaimana solusi yang ditawarkan melalui produk tersebut.
Dengan memahami aspek ini, UVP yang disusun akan terasa lebih personal, relevan, dan tepat sasaran.
Sebagai contoh, sebuah UMKM yang bergerak di bidang makanan sehat dapat menjadikan UVP mereka sebagai solusi praktis untuk gaya hidup sehat tanpa harus mengorbankan rasa.
Mereka dapat menyampaikan bahwa produk yang dijual tidak hanya lezat, tetapi juga bergizi, menggunakan bahan alami, dan dikemas dengan cara yang ramah lingkungan.
Pernyataan semacam ini mampu membedakan mereka dari kompetitor lain yang mungkin hanya fokus pada aspek rasa atau harga.
Lebih lanjut, UVP yang kuat juga berfungsi sebagai pondasi dari berbagai kegiatan pemasaran.
Mulai dari promosi di media sosial, kampanye iklan, hingga desain kemasan, semuanya sebaiknya dibangun berdasarkan nilai unik yang ingin ditekankan kepada konsumen.
Dengan cara ini, komunikasi antara pelaku usaha dan pasar menjadi lebih konsisten dan mudah dipahami.
Pada akhirnya, UVP bukan hanya alat pemasaran biasa, melainkan sebuah identitas yang menggambarkan apa yang membuat suatu bisnis layak dipilih.
Ketika pelaku UMKM berhasil menyampaikan UVP mereka secara jelas, maka potensi untuk mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan setia akan semakin besar.
Oleh karena itu, memahami, merancang, dan menerapkan unique value proposition menjadi salah satu langkah penting yang tak boleh dilewatkan dalam perjalanan membangun bisnis UMKM yang sukses dan berkelanjutan.***