Harga Cabai dan Sayuran di Sumenep Masih Tinggi Pasca Idul Adha 1446 H

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 9 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Pasca perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah, harga sejumlah komoditas pangan, khususnya cabai rawit dan juga sayuran di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami kenaikan harga tinggi di pasar tradisional.

Meskipun terjadi sedikit penurunan dari lonjakan harga tertinggi sebelumnya, harga cabai rawit masih bertahan di kisaran Rp 50 ribu per kilogram.

Padahal, pada kondisi normal, harga komoditas ini hanya berkisar di angka Rp 30 ribu per kilogram.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh para pedagang dan pembeli di Pasar Anom Baru Sumenep.

Salah seorang pedagang setempat, Sumaina, menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai rawit sudah terjadi sejak beberapa waktu sebelum Idul Adha.

Baca Juga :  Harga Cabai di Bondowoso Meroket Awal Ramadan, Pedagang dan Konsumen Mengeluh

Menurutnya, cuaca buruk yang melanda wilayah Sumenep dengan intensitas hujan tinggi selama beberapa hari menjadi salah satu penyebab utama terganggunya hasil panen petani, yang kemudian berdampak pada menurunnya pasokan cabai ke pasar.

Ia menambahkan bahwa lonjakan harga tersebut juga turut dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang dan selama momen Idul Adha.

Perayaan keagamaan ini memang selalu identik dengan peningkatan konsumsi bahan pangan, terutama bumbu dapur seperti cabai rawit, yang menjadi kebutuhan utama dalam pengolahan berbagai menu khas lebaran kurban.

Tidak hanya cabai rawit, harga cabai merah besar di pasar yang sama juga mengalami kenaikan signifikan.

Harga awal yang lebih stabil, kini melonjak dan menyamai harga cabai rawit, yakni mencapai harga Rp 50 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Harga Cabai Keriting di Kediri Turun Rp8.000 per Kilogram, Serapan Industri Mulai Kembali Normal

Kenaikan ini menambah beban bagi masyarakat yang harus berbelanja kebutuhan dapur dengan harga lebih tinggi dari biasanya.

Selain cabai, sejumlah jenis sayuran pun mengalami peningkatan harga.

Sumaina menyebutkan, harga sawi saat ini mencapai Rp 3 ribu per ikat, sementara harga kangkung melonjak menjadi Rp 7 ribu per ikat.

Ia mengungkapkan bahwa kenaikan harga sayuran tersebut sudah berlangsung sejak beberapa hari sebelum Idul Adha dan masih belum menunjukkan tanda-tanda akan turun dalam waktu dekat.

Kondisi pasar yang tidak stabil ini menyulitkan baik pedagang maupun pembeli.

Para pedagang mengaku harus menyesuaikan harga jual agar tidak mengalami kerugian, sementara di sisi lain mereka juga khawatir kehilangan pembeli karena daya beli masyarakat yang mulai melemah.

Baca Juga :  Polres Sumenep Dukung Penuh Program Koperasi Desa Merah Putih dan Respon Cepat SPKT

Kenaikan harga bahan pangan pokok seperti ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah.

Diharapkan, pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan harga serta memperlancar distribusi komoditas dari petani ke pasar,

agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus terbebani oleh lonjakan harga yang berlarut-larut.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Permintaan Minyakita Melonjak! Bulog Kediri Salurkan 557.244 Liter Selama Ramadhan 2026

Berita Terkait

Friday, 6 March 2026 - 20:50 WIB

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau

Friday, 6 March 2026 - 14:44 WIB

Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana

Friday, 6 March 2026 - 11:40 WIB

Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Thursday, 5 March 2026 - 11:20 WIB

Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari

Berita Terbaru