Polri Ajak Warga Madiun Tingkatkan Ketahanan Pangan Lewat Pemanfaatan Lahan Pertanian

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 10 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pemanfaatan lahan pertanian yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kemandirian pangan di tingkat lokal sekaligus menjalin kedekatan antara aparat kepolisian dan warga.

Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Naufal, menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu aspek mendasar dalam menjaga stabilitas nasional.

Menurutnya, penguatan sektor pertanian melalui partisipasi aktif masyarakat adalah langkah krusial demi menjamin ketersediaan bahan pangan secara berkelanjutan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi lahan produktif.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong warga agar lebih aktif memanfaatkan lahan tidur atau lahan terbatas untuk kebutuhan pertanian.

Baca Juga :  Disnaker Sampang Buka Posko Pengaduan THR 2025, Ini Cara Lapornya

Dengan pendekatan seperti ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk bercocok tanam serta bisa membangun semangat swasembada pangan dari tingkat rumah tangga.

“Pangan adalah kebutuhan dasar. Dengan menggerakkan masyarakat agar lebih produktif di sektor pertanian, maka kita turut menjaga stabilitas sosial dan ekonomi daerah,” ungkap AKBP Kemas.

Selain mendukung agenda ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah pusat, kegiatan ini juga berperan sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Polres Madiun berharap, kolaborasi dalam kegiatan pertanian ini dapat memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan warga dalam membangun wilayah yang lebih mandiri dan tangguh, khususnya dalam menghadapi ancaman krisis pangan global.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Polri, Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Desa Ketandan Tanam Padi untuk Ketahanan Pangan

AKBP Kemas juga menyoroti pentingnya peran aktif semua elemen masyarakat dalam menciptakan ketersediaan pangan mandiri.

Ia menyampaikan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga bisa berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, salah satunya dengan menjadi motor penggerak kegiatan produktif berbasis pertanian.

Ia menambahkan bahwa dengan pengelolaan lahan yang baik dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, maka program ketahanan pangan di Kabupaten Madiun akan berjalan lebih optimal.

Kegiatan ini juga menjadi contoh bahwa sektor pertanian bisa menjadi solusi yang konkret di tengah ketidakpastian ekonomi maupun perubahan iklim yang berdampak pada hasil pertanian nasional.

Polres Madiun berkomitmen untuk terus berupaya dalam pendampingan, pelatihan, serta edukasi kepada masyarakat,

Baca Juga :  Bupati Bangkalan Apresiasi Peran Strategis YTP 837/Ksatria Trunojoyo untuk Dukung Ketahanan Pangan

terutama petani pemula dan kelompok tani binaan, guna meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola lahan secara efisien dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru