Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 7 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stok menipis, harga bawang prei di Ponorogo melonjak hingga 50 persen. Petani ungkap penyebab kenaikan harga sayuran di tingkat petani.

Stok menipis, harga bawang prei di Ponorogo melonjak hingga 50 persen. Petani ungkap penyebab kenaikan harga sayuran di tingkat petani.

Harga bawang prei di tingkat petani di wilayah Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan harga tersebut dipicu oleh menipisnya stok di sejumlah daerah penghasil sayuran.

Kepala Desa Krisik, Kecamatan Pudak, Irwan Santoso, mengungkapkan bahwa harga bawang prei kini melonjak hingga sekitar 50 persen dibandingkan harga sebelumnya.

“Iya, beberapa hari terakhir harga bawang prei naik cukup tinggi. Dari yang sebelumnya sekitar dua ribu rupiah per kilogram, sekarang sudah di kisaran lima ribu sampai lima ribu lima ratus rupiah per kilogram di tingkat petani,” ujarnya.

Menurut Irwan, kenaikan harga ini tidak terlepas dari berkurangnya pasokan bawang prei dari sejumlah wilayah yang selama ini menjadi sentra produksi sayur mayur.

Baca Juga :  Pasar Legi Ponorogo Kembali Beroperasi Setelah Libur Lebaran

“Penyebabnya karena stok bawang prei menipis. Di wilayah Tawangmangu, Karanganyar maupun Magetan yang biasanya menjadi produsen sayur mayur juga stoknya sedang berkurang,” jelasnya.

Beberapa Harga Sayur Ikut Naik

Selain bawang prei, sejumlah komoditas sayur lainnya juga mengalami kenaikan harga di tingkat petani. Salah satunya adalah kubis yang kini dijual sekitar Rp5.000 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

“Selain bawang prei, harga kubis juga naik. Sekarang sekitar lima ribu rupiah per kilogram di tingkat petani,” tambah Irwan.

Meski demikian, tidak semua komoditas sayur mengalami kenaikan harga. Untuk wortel, harga di tingkat petani masih relatif stabil dan bahkan tergolong murah.

Harga wortel saat ini berada di kisaran Rp2.000 per kilogram, sehingga masih terjangkau bagi pedagang maupun konsumen.

Baca Juga :  Pemkot Surabaya Pastikan Tidak Ada PHK untuk Tenaga Non-ASN di Tengah Efisiensi Anggaran

Kondisi ini menunjukkan fluktuasi harga sayuran masih sangat dipengaruhi oleh ketersediaan stok di tingkat petani dan produksi dari daerah sentra sayuran.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Friday, 6 March 2026 - 20:50 WIB

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau

Friday, 6 March 2026 - 14:44 WIB

Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana

Berita Terbaru