Lampung dan Malang Sumbang 289,6 Ton Kopi Robusta untuk Ekspor ke Mesir

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 7 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PPI ekspor 289,6 ton kopi robusta asal Lampung dan Malang ke Mesir pada 2024, dukung petani lokal dan perluas pasar kopi Indonesia.

PT PPI ekspor 289,6 ton kopi robusta asal Lampung dan Malang ke Mesir pada 2024, dukung petani lokal dan perluas pasar kopi Indonesia.

UMKMJATIM.COM – PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), bagian dari ID Food, mencatat keberhasilan ekspor biji kopi robusta sebanyak 289,6 ton ke Mesir sepanjang tahun 2024. Biji kopi tersebut berasal dari Lampung dan Malang, dalam rangka memperkuat hubungan bisnis berkelanjutan dengan mitra internasional.

“Sepanjang tahun 2024, PT PPI telah melakukan ekspor kopi jenis robusta menuju Mesir sebanyak 289,6 ton, yang terdiri dari kopi yang berasal dari Lampung dan juga Malang,” kata Direktur Utama PT PPI, S. Hernowo, dalam keterangan tertulis pada Kamis (5/12/2024).

Dalam dua bulan terakhir, PT PPI mencatatkan pengiriman 79,2 ton kopi robusta dari Lampung ke Mesir. Hernowo menjelaskan bahwa ekspor dilakukan dalam dua tahap, yakni pada 28 November sebanyak 39,6 ton, dan pengiriman berikutnya pada 5 Desember dengan jumlah yang sama.

Baca Juga :  Khofifah Dorong Transformasi Teknologi dan Standar Mutu, Kopi Jawa Timur Siap Bersaing di Pasar Global

Menurut Hernowo, ekspor kopi ini tidak hanya bertujuan memperluas penetrasi pasar kopi Indonesia di kancah global, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi serta memberdayakan petani lokal.

“Dalam melakukan ekspor kopi ini, PT PPI berkomitmen tidak hanya perluasan pasar tetapi juga memastikan bahwa ekspor kopi berjalan secara keberlanjutan dalam memenuhi kebutuhan kopi di Mesir,” ujar Hernowo.

Ekspor ini merupakan hasil kolaborasi PT PPI dengan Haggag Import Company dari Mesir, didukung oleh Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir, Lutfi Rauf, serta Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya diplomasi ekonomi untuk menciptakan peluang bisnis berkelanjutan.

“Harapannya ekspor ini dapat menciptakan kerja sama strategis antar negara, membentuk rantai pasok yang berkelanjutan dan memperkuat pasar kopi Indonesia di Mesir,” tambah Hernowo.

Baca Juga :  Kisah Sukses UMKM Melejit Lewat Digital Marketing: Belajar dari Brand Lokal Kopi dari Hati

Ekspor kopi robusta ini sekaligus menegaskan potensi besar kopi Indonesia dalam mendominasi pasar internasional, terutama di kawasan Timur Tengah. Dengan strategi berkelanjutan, PT PPI optimis memperluas kontribusi ekonomi bagi petani lokal dan memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen kopi unggulan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru