Tingkat Penghunian Kamar Hotel di Kota Malang Naik, Libur Akhir Tahun Jadi Pemicu

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 3 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Dari dunia bisnis, Badan Pusat Statistik Kota Malang, Jawa Timur, melaporkan bahwa tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di wilayah tersebut mengalami peningkatan pada Desember 2024.

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa TPK hotel, baik yang berbintang maupun non-bintang, mencapai 57,02 persen.

Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, menyampaikan bahwa angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 4,12 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada November 2024, TPK tercatat sebesar 52,90 persen, sedangkan pada Desember mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

Jika dikategorikan berdasarkan jenis hotel, TPK hotel berbintang pada bulan Desember 2024 mencapai 64,83 persen, mengalami peningkatan sebesar 3,84 poin dibandingkan November.

Sementara itu, hotel non-bintang juga mengalami kenaikan sebesar 5,20 poin, dengan tingkat penghunian mencapai 31,48 persen.

Baca Juga :  Panen Raya Jagung di Madiun Kota: Dorongan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Program Asta Cita

Menurut Umar, peningkatan tersebut terjadi di seluruh jenis hotel, baik berbintang maupun non-bintang.

Ia menjelaskan bahwa beberapa peristiwa penting yang berlangsung di Kota Malang turut berkontribusi terhadap kenaikan angka TPK.

BPS mencatat bahwa pada Desember 2024, beberapa agenda besar yang diadakan di Kota Malang berpengaruh terhadap peningkatan jumlah tamu yang menginap.

Salah satu faktor yang berkontribusi adalah penyelenggaraan kejuaraan lari, yang menarik peserta dari berbagai daerah.

Selain itu, perayaan haul atau hari jadi salah satu pondok pesantren di kota tersebut juga menjadi magnet bagi para pengunjung dari luar daerah.

Kegiatan-kegiatan tersebut meningkatkan jumlah wisatawan yang membutuhkan akomodasi, baik di hotel berbintang maupun non-bintang.

Hal ini menyebabkan lonjakan angka penghunian kamar selama bulan Desember.

Baca Juga :  Sekolah Kopi Mas Be: Membangun Edukasi dan Kebanggaan Kopi Ngawi

Selain itu, momentum libur panjang yang bertepatan dengan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 turut menjadi faktor utama meningkatnya jumlah tamu hotel.

Banyak wisatawan yang datang ke Kota Malang untuk menikmati masa liburan, sehingga tingkat pemesanan kamar hotel pun meningkat.

BPS juga mencatat rata-rata lama menginap tamu (RLTM) di Kota Malang pada Desember 2024 mencapai 1,38 hari.

Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Timur yang tercatat sebesar 1,35 hari, namun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan rata-rata nasional yang mencapai 1,48 hari.

Sementara itu, berdasarkan data komposisi tamu hotel pada November 2024, sebagian besar tamu yang menginap di Kota Malang berasal dari dalam negeri.

Baca Juga :  PT RPH Surabaya Siap Layani Hewan Kurban Iduladha 2025, Pastikan Sehat dan Bebas Penyakit

Tercatat bahwa tamu nusantara mendominasi dengan persentase 98,21 persen, sedangkan tamu mancanegara hanya berjumlah 1,79 persen.

Lonjakan angka tingkat penghunian kamar hotel di Kota Malang menunjukkan adanya tren positif dalam sektor pariwisata dan industri perhotelan.

Peningkatan jumlah wisatawan yang menginap di kota ini tidak hanya berdampak pada bisnis hotel, tetapi juga memberikan manfaat bagi sektor lain seperti kuliner, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan berbagai agenda tahunan yang rutin diadakan serta daya tarik wisata yang dimiliki, Kota Malang berpotensi terus meningkatkan kunjungan wisatawan.

Pemerintah daerah dan pelaku usaha di sektor pariwisata diharapkan dapat terus berinovasi untuk menarik lebih banyak pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru