BI Malang Gelar Layanan Penukaran Uang Jelang Ramadan dan Idulfitri 1446 H

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 23 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Dalam rangka menyambut Ramadan dan Idulfitri 1446 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang bekerja sama dengan sejumlah perbankan mengadakan layanan penukaran uang bagi masyarakat.

BI Malang telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,123 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran, jumlah yang meningkat sekitar 11% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Deputi Direktur BI Malang, Febrina, menjelaskan bahwa layanan penukaran uang kali ini diselenggarakan dalam beberapa skema.

Program ini terdiri dari kas keliling, penukaran tematik, penukaran terpadu, serta layanan penukaran di loket perbankan.

Selain itu, BI Malang juga mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya merawat dan menggunakan uang rupiah secara bijak sebagai bentuk apresiasi terhadap mata uang nasional.

Empat Skema Penukaran Uang yang Disediakan

Kas Keliling

Layanan kas keliling akan berlangsung mulai 5 hingga 13 Maret 2025 di enam titik di wilayah Malang Raya.

Baca Juga :  Kota Malang Alami Inflasi Tertinggi Selama Lima Tahun Terakhir di Bulan Maret 2025

Kuota yang disediakan dalam program ini mencapai 1.800 penukar.

Penukaran Tematik

Penukaran uang dalam skema ini akan dilakukan pada 11 Maret 2025 dalam rangkaian acara pasar murah di Lapangan Merjosari.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama BI Malang dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag).

Dalam acara tersebut, tersedia kuota sebanyak 200 penukar.

Selain layanan penukaran uang, kegiatan ini juga melibatkan Koinan.id yang memberikan opsi bagi masyarakat untuk menukarkan uang logam menjadi saldo e-wallet atau mendonasikannya.

Penukaran Terpadu

Penukaran dalam skema ini akan digelar pada 22 Maret 2025 di Lapangan Parkir BI Malang.

Program ini diselenggarakan melalui kerja sama antara BI Malang dengan beberapa bank, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BPD Jatim. Kuota yang tersedia untuk penukaran dalam kegiatan ini mencapai 1.000 orang.

Baca Juga :  OJK Malang: Ratusan Pengaduan Pinjol Ilegal Masuk, Waspadai Modus Penipuan Berkedok Part-Time

Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan budaya lokal, acara ini dikemas dengan nuansa adat Malangan.

Selain itu, program ini juga disinergikan dengan edukasi perpajakan yang diberikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, serta pasar murah yang diadakan oleh Bulog.

Penukaran di Loket Perbankan

Untuk mempermudah masyarakat dalam menukarkan uang, layanan penukaran juga tersedia di 50 titik perbankan yang berada dalam wilayah kerja BI Malang.

Penukaran melalui loket perbankan ini akan berlangsung pada 24 hingga 27 Maret 2025.

Proses Pemesanan Melalui PINTAR

Dalam rangka memastikan kelancaran dan efisiensi layanan penukaran uang, BI Malang menerapkan sistem pemesanan melalui platform daring.

Masyarakat yang ingin menukarkan uang diwajibkan untuk melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui situs web https://pintar.bi.go.id.

Baca Juga :  Harga Cabai di Sumenep Berangsur Turun Seiring Meningkatnya Pasokan

Saat melakukan penukaran, pemesan harus hadir secara langsung dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan bukti pemesanan sebagai syarat administrasi.

Seluruh program penukaran uang yang diselenggarakan oleh BI Malang ini merupakan bagian dari inisiatif bertajuk “SERAMBI 2025 (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri).”

Selain memberikan layanan penukaran uang tunai, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya penggunaan uang dengan bijak.

Selain itu, BI Malang juga mendorong masyarakat agar mulai beralih ke transaksi non-tunai melalui metode pembayaran digital seperti QRIS dan BI-FAST.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan uang tunai dalam kondisi yang layak untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri, serta semakin memahami pentingnya penggunaan uang secara cermat dan efisien.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis
Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan
Permintaan Lele Meledak Gara-gara MBG, Petani Jombang Malah Terjepit Biaya Pakan
Petani Padi Dapat Kabar Baik! Pemkab Jombang Gelontorkan Rp1,2 Miliar untuk Pupuk Organik Cair
Belum Punya Gedung Sendiri, KDMP Senggreng Malang Bikin Kejutan! Omzet Tembus Rp20 Juta
Rupiah Tembus Rp17.646 per Dolar! Kadin Jatim Desak Pemerintah Geser Anggaran Demi Cegah Gelombang PHK
Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 14:59 WIB

Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Saturday, 23 May 2026 - 08:56 WIB

Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan

Friday, 22 May 2026 - 19:54 WIB

Permintaan Lele Meledak Gara-gara MBG, Petani Jombang Malah Terjepit Biaya Pakan

Friday, 22 May 2026 - 16:50 WIB

Petani Padi Dapat Kabar Baik! Pemkab Jombang Gelontorkan Rp1,2 Miliar untuk Pupuk Organik Cair

Friday, 22 May 2026 - 14:38 WIB

Belum Punya Gedung Sendiri, KDMP Senggreng Malang Bikin Kejutan! Omzet Tembus Rp20 Juta

Berita Terbaru