UMKMJATIM.COM -Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriyah, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayahnya dalam kondisi aman.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan dua kebutuhan energi tersebut selama periode Lebaran tahun 2025.
Pemkot Mojokerto telah melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan LPG dan BBM dengan meninjau sejumlah pangkalan LPG serta stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak Selasa, 25 Maret 2025.
Hasil tinjauan tersebut menunjukkan bahwa stok LPG di pangkalan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa liburan Lebaran.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, pemerintah daerah juga menegaskan bahwa distribusi LPG hingga ke tingkat pengecer berjalan dengan lancar.
Harga yang diberlakukan di setiap tingkat distribusi, mulai dari agen hingga konsumen akhir, tetap mengikuti ketetapan pemerintah tanpa adanya kenaikan yang tidak wajar.
Tak hanya LPG, ketersediaan BBM, terutama jenis BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar, juga dalam kondisi stabil.
Pemerintah daerah memastikan bahwa tidak terjadi kelangkaan BBM di Kota Mojokerto selama masa Lebaran, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Lebih lanjut, Wali Kota Mojokerto mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menggunakan BBM dan LPG.
Langkah ini dianggap penting untuk menjaga agar stok tetap mencukupi bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di tengah meningkatnya konsumsi selama periode Lebaran.
Pemerintah Kota Mojokerto juga terus melakukan pengawasan secara intensif untuk memastikan bahwa tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak wajar.
Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan lancar, serta masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman tanpa khawatir mengenai ketersediaan bahan bakar.
Upaya yang dilakukan Pemkot Mojokerto ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan energi selama momen penting seperti Lebaran.
Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan pihak terkait, diharapkan distribusi BBM dan LPG di Kota Mojokerto dapat terus terjaga, sehingga masyarakat bisa menikmati perayaan Idul Fitri tanpa kendala dalam memperoleh kebutuhan energi sehari-hari.***