Mentan Amran Sulaiman Tinjau Operasi Pasar Murah di Gresik untuk Stabilkan Harga Pangan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 14 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Diberitakan, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman melakukan kunjungan ke operasi pasar pangan murah yang digelar di Kantor Pos Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Jumat siang, 14 Maret 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian safari Ramadan yang bertujuan untuk memastikan kestabilan harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan didampingi oleh Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya.

Mentan menjelaskan bahwa operasi pasar murah ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah dan PT Pos Indonesia, serta dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Program ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan harga sembako tetap terkendali dan tidak mengalami lonjakan yang dapat memberatkan masyarakat.

Baca Juga :  Gerakan Pasar Murah Bangkalan: Upaya Pengendalian Inflasi dan Dukungan bagi Masyarakat

Berbagai komoditas pangan dijual dalam kegiatan ini dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Beberapa di antaranya adalah beras SPHP yang ditawarkan seharga Rp12.000 per kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram, daging ayam ras beku Rp34.000 per kilogram,

bawang putih Rp32.000 per kilogram, daging kerbau beku Rp75.000 per kilogram, dan minyak goreng Minyakita Rp14.700 per liter.

Mentan menegaskan bahwa tujuan utama dari operasi pasar murah ini adalah untuk menstabilkan harga bahan pokok serta mencegah adanya praktik spekulasi harga oleh pedagang nakal.

Ia menekankan pentingnya memastikan harga kebutuhan pokok tetap sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Mentan bersama Wamendag juga didampingi oleh Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia, Tonggo Marbun.

Baca Juga :  Thrifting Jadi Gaya Hidup Populer Gen Z: Hemat, Berkelas, dan Ramah Lingkungan

Mereka tidak hanya mengecek harga barang yang dijual dalam operasi pasar ini, tetapi juga memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Selain itu, pengecekan terhadap kualitas dan takaran produk yang dijual juga dilakukan guna menjamin kesesuaian dengan standar yang ditetapkan.

Salah satu aspek yang diperiksa dalam kesempatan tersebut adalah takaran minyak goreng merek Minyakita dalam kemasan satu liter.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa berat isi produk tersebut telah sesuai dengan keterangan yang tertera pada kemasan.

Hal ini menunjukkan bahwa produk yang dijual kepada masyarakat telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

Sementara itu, Wamendag Dyah Roro Esti Widya menambahkan bahwa penyelenggaraan operasi pasar ini merupakan bentuk sinergi lintas kementerian dalam menjaga kestabilan harga pangan nasional.

Baca Juga :  Operasi Pasar Beras Murah di Malang Raya Jadi Strategi Kendalikan Inflasi

Program ini melibatkan beberapa pihak terkait, di antaranya Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), ID Food, serta PT Pos Indonesia.

Menurut Wamendag, PT Pos Indonesia berperan penting dalam penyaluran bahan pokok kepada masyarakat, sehingga distribusi dapat berjalan lancar dan merata.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau di tengah meningkatnya permintaan selama bulan Ramadan.

Dengan adanya operasi pasar murah yang berlangsung hingga menjelang Idulfitri ini, pemerintah berupaya untuk mengendalikan inflasi serta memberikan akses pangan yang lebih mudah bagi masyarakat.

Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional selama Ramadan hingga Lebaran.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Berita Terbaru