Mahasiswi Sastra di UINSA Sukses Jalankan Usaha Banana Cheese Roll Meski Sibuk Kuliah

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan sebagai mahasiswi semester enam di Jurusan Sastra Indonesia,

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Arum Puspita Sari tetap konsisten mengembangkan usaha kulinernya.

Gadis berusia 21 tahun ini memulai bisnis banana cheese roll sejak tahun 2023 dan berhasil meraih omzet harian antara Rp100.000 hingga Rp200.000.

Usaha yang ia kelola diberi nama Banana Cheese Roll, sebuah camilan berbahan dasar pisang yang dipadukan dengan keju dan balutan kulit renyah.

Arum menerapkan sistem penjualan berbasis open pre-order (PO), di mana produksi hanya dilakukan saat ada pesanan masuk.

Sistem ini dianggap efektif dalam menghindari pemborosan bahan serta mengatur waktu produksi di sela-sela aktivitas kuliah.

Baca Juga :  Harga Beras dan Telur Naik di Jombang Jelang Akhir 2025, Masyarakat Mulai Terdampak

Walaupun kadang hanya satu atau dua pembeli yang melakukan pemesanan, semangat Arum untuk terus memasarkan produknya tidak surut.

Ia menjadikan setiap pesanan yang masuk sebagai motivasi untuk terus mencari pelanggan baru, sekaligus sebagai cara untuk menjaga agar adonan tidak terbuang sia-sia.

Harga jual satu porsi banana cheese roll tergolong ramah di kantong, yakni Rp10.000.

Dengan modal awal sebesar Rp120.000, Arum memulai usahanya dari skala kecil, dan kini telah berjalan selama dua tahun.

Meskipun masih bersifat rumahan, bisnis ini terus berkembang dan menjadi sumber penghasilan harian yang cukup menjanjikan.

Motivasi utama Arum dalam menjalankan bisnis kulinernya cukup sederhana, yaitu keinginan untuk memiliki penghasilan sendiri guna memenuhi kebutuhan pribadi tanpa harus selalu bergantung pada orang tua.

Baca Juga :  Pemkot Batu Dorong Penguatan Koperasi untuk Kemandirian Ekonomi Daerah

Ia menyadari bahwa meskipun belum mampu membantu secara finansial, setidaknya ia bisa meringankan beban keluarga dengan mencukupi uang jajannya secara mandiri.

Namun di balik kesuksesannya, Arum juga menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usahanya.

Salah satu kendala yang sering ia alami adalah kelelahan fisik, terutama saat menerima banyak pesanan dalam satu waktu.

Aktivitas produksi yang memerlukan tenaga ekstra membuat bagian pundaknya sering terasa pegal.

Selain itu, ia juga sempat mengalami kesulitan dalam penyimpanan bahan tambahan seperti glaze, yang memiliki masa simpan terbatas.

Jika tidak segera digunakan, bahan tersebut berisiko rusak dan terbuang.

Meski demikian, Arum tetap berkomitmen untuk mengembangkan usahanya dengan konsisten.

Baca Juga :  Kecap Laron: Oleh-Oleh Khas Tuban yang Menjaga Tradisi dan Cita Rasa Otentik

Ia percaya bahwa dengan kerja keras, manajemen waktu yang baik, dan semangat pantang menyerah, usahanya bisa terus berkembang bahkan setelah ia lulus dari bangku kuliah.

Bagi Arum, bisnis bukan hanya sekadar mencari keuntungan, tetapi juga wadah untuk belajar tentang kemandirian, tanggung jawab, dan pengelolaan usaha sejak usia muda.

Kisah inspiratif Arum Puspita Sari menjadi bukti bahwa mahasiswa pun bisa sukses berwirausaha sambil tetap fokus menyelesaikan pendidikan.

Dengan strategi pemasaran yang tepat dan pengelolaan bisnis yang efisien, peluang usaha kecil seperti banana cheese roll dapat menjadi ladang penghasilan yang menjanjikan di tengah kesibukan akademik.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru