Rieke Fransisca dan Akademi Mode: Membuka Peluang UMKM Lewat Dunia Fashion

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Program “Catur Laras Jagongan UMKM” Malang kian semarak berkat kehadiran sosok inspiratif, Rieke Fransisca, yang dikenal sebagai pendiri Rieke Fransisca Fashion Academy.

Dalam acara tersebut, Rieke membagikan kisah perjalanan akademi fesyen yang telah ia dirikan sejak tahun 2009.

Melalui akademi ini, ia telah menciptakan ruang pembelajaran kreatif bagi siapa saja yang ingin menekuni dunia mode, baik sebagai hobi maupun sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Rieke menjelaskan bahwa ketertarikannya terhadap fashion bermula dari keinginan pribadi untuk tampil unik dan berbeda.

Ketika ia merasa sulit menemukan pakaian yang sesuai selera di pasaran, timbul inisiatif untuk mulai belajar menjahit secara mandiri.

Proses belajar inilah yang kemudian mengarah pada keputusannya untuk berbagi ilmu menjahit kepada orang lain, hingga akhirnya lahirlah Rieke Fransisca Fashion Academy.

Baca Juga :  Pentingnya Memahami Perbedaan Keuangan Pribadi dan Usaha untuk Kesuksesan Bisnis

Akademi ini terbuka bagi masyarakat umum, mulai dari mereka yang benar-benar pemula hingga individu yang ingin menguasai keterampilan tingkat lanjut dalam bidang fashion.

Menurut Rieke, para peserta bisa belajar membuat busana sederhana seperti gamis, hingga merancang busana pengantin lengkap dengan teknik aplikasi payet dan lukis tangan.

Fleksibilitas kurikulum dan suasana pembelajaran yang mendukung menjadi keunggulan utama akademi tersebut.

Yang menarik, Rieke mengungkapkan bahwa cikal bakal akademi ini sebenarnya berasal dari kegiatan sosial.

Ia pernah mengajar para ibu di lembaga pemasyarakatan (lapas) agar memiliki keterampilan yang bisa menjadi bekal hidup setelah masa tahanan mereka selesai.

Dari kegiatan sosial tersebut, ia melihat potensi besar dalam pemberdayaan perempuan melalui dunia fashion.

Baca Juga :  Bandingkan Harga Kompetitor Secara Etis untuk Strategi Penjualan yang Cerdas

Kini, Rieke Fransisca Fashion Academy telah berkembang pesat dan memiliki lebih dari 100 siswa aktif.

Para peserta tidak hanya datang dari kalangan muda, tetapi juga dari berbagai usia dan latar belakang.

Akademi ini tidak hanya fokus pada aspek teknis menjahit, tetapi juga membangun karakter, membangkitkan rasa percaya diri, serta mendorong setiap siswa untuk mengejar passion mereka di dunia mode.

Rieke juga menekankan bahwa fashion seharusnya tidak hanya dipandang sebagai tren sesaat.

Menurutnya, dunia fashion adalah bentuk ekspresi diri yang unik dan sarat kreativitas.

Dengan keterampilan yang tepat, fashion bisa menjadi jalan hidup, sekaligus peluang usaha yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Baca Juga :  Ekonomi Sidoarjo Diprediksi Rentan 2025, Kadin Soroti Tantangan dan Solusi

Melalui partisipasinya dalam program UMKM, Rieke ingin menunjukkan bahwa sektor fashion juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Keberadaan akademi ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi dan keterampilan praktis dapat menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi.

Dengan visi yang kuat dan semangat berbagi, Rieke Fransisca terus berkomitmen untuk memberdayakan lebih banyak orang melalui dunia fashion.

Akademinya kini menjadi tempat di mana kreativitas tumbuh, impian dirajut, dan peluang masa depan dibentuk.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru