Pemkab Sidoarjo Gencarkan Edukasi Keamanan Pangan Segar Demi Lindungi Konsumen

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 20 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo semakin serius dalam meningkatkan jaminan keamanan pangan segar yang dikonsumsi masyarakat.

Dalam upaya menjaga mutu dan keamanan produk pangan, Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin seluruh rantai distribusi pangan berjalan secara terpadu dan aman.

Subandi menyampaikan bahwa edukasi dan pendampingan terhadap keamanan pangan segar, baik yang berasal dari tumbuhan maupun hewan, merupakan langkah strategis untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen.

Menurutnya, setiap produk pangan yang beredar di pasaran harus memenuhi standar keamanan dan mutu agar layak dikonsumsi.

Pemerintah daerah juga melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam program ini.

Puluhan pedagang pasar tradisional, pedagang ikan, hingga pemilik toko modern diundang untuk mengikuti pelatihan dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kualitas pangan segar.

Baca Juga :  Lonjakan Harga Kedelai Impor Tekan Produksi Tahu dan Tempe di Sidoarjo

Subandi berharap para pelaku usaha dapat lebih peduli terhadap produk yang mereka jual dan ikut berperan aktif dalam memastikan keamanan pangan.

Dalam sambutannya, ia juga mengimbau agar produsen, pedagang, dan konsumen bersama-sama meningkatkan kesadaran akan pentingnya mutu pangan.

Ia menyatakan bahwa semua pihak yang terlibat dalam distribusi dan konsumsi produk segar harus memahami peran masing-masing agar pangan yang sampai ke masyarakat benar-benar aman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Eni Rustianingsih, mengungkapkan keprihatinannya terhadap membanjirnya produk pangan impor di pasar lokal.

Ia menekankan bahwa produk pangan lokal harus bisa bersaing dari segi kualitas dan keamanan.

Eni juga mendorong generasi muda untuk mulai selektif dalam memilih makanan yang sehat dan aman, sekaligus mencintai produk dalam negeri.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha 2025, Sidoarjo Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban di 34 Titik Penjualan

Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Pangan dan Pertanian telah melakukan program pendampingan dan pengawasan terhadap Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).

Program ini berlangsung sejak Januari hingga Juni dengan metode sosialisasi langsung ke lapangan serta pengambilan sampel untuk pengujian laboratorium.

Kegiatan ini sendiri bertujuan agar produk pangan segar yang dijual di pasar bisa terbebas dari kontaminasi zat berbahaya seperti residu pestisida atau bisa juga bahan kimia lainnya.

Upaya ini tidak hanya bertujuan melindungi konsumen, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran para pelaku usaha mengenai pentingnya menerapkan standar keamanan pangan.

Pemkab Sidoarjo berharap inisiatif ini mampu menciptakan pasar pangan yang sehat, aman, dan bersaing secara global.

Baca Juga :  Pasar Murah di Desa Surabayan: Upaya Ketahanan Pangan dan Penguatan Ekonomi Warga Jelang Ramadan

Dengan sinergi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat, Kabupaten Sidoarjo optimistis dapat mewujudkan sistem distribusi pangan yang aman, berdaya saing, dan berkualitas tinggi.

Ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan pangan yang sehat dan berkelanjutan bagi seluruh warga.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Permintaan Minyakita Melonjak! Bulog Kediri Salurkan 557.244 Liter Selama Ramadhan 2026

Berita Terkait

Friday, 6 March 2026 - 20:50 WIB

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau

Friday, 6 March 2026 - 14:44 WIB

Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana

Friday, 6 March 2026 - 11:40 WIB

Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Thursday, 5 March 2026 - 11:20 WIB

Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari

Berita Terbaru