Permintaan Minyakita Melonjak! Bulog Kediri Salurkan 557.244 Liter Selama Ramadhan 2026

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 4 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permintaan minyakita meningkat tajam selama Ramadhan 2026, Bulog Kediri salurkan 557.244 liter ke pasar untuk stabilkan harga dan pasokan.

Permintaan minyakita meningkat tajam selama Ramadhan 2026, Bulog Kediri salurkan 557.244 liter ke pasar untuk stabilkan harga dan pasokan.

Menjelang Idul Fitri 2026, Permintaan minyak goreng kemasan rakyat (Minyakita) meningkat tajam di wilayah Jawa Timur. Untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga di pasaran, Perum Bulog Subdivre Kediri menyalurkan sebanyak 557.244 liter minyakita sejak awal Ramadhan 2026.

Menurut Kepala Perum Bulog Subdivre Kediri, Mursid, lonjakan permintaan tersebut dipicu kebutuhan masyarakat yang meningkat selama bulan puasa dan menjelang Lebaran.

Ia mengatakan bahwa aksi penyaluran ini untuk memastikan pasokan minyak goreng tetap tersedia dan harga di tingkat pedagang tidak mengalami gejolak signifikan. “Kami terus memantau harga dan distribusi minyakita agar tetap stabil.” ujarnya.

Bulog bersama dengan pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk mendistribusikan minyakita ke pasar tradisional dan modern di wilayah Kabupaten Kediri, Kabupaten Jombang, serta sejumlah daerah di sekitarnya.

Baca Juga :  Harga Cabai di Kediri Mulai Stabil, Pasokan Lancar dan Serapan Tetap Tinggi

Penyaluran ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan kebutuhan penting (bapokting) terutama di masa tingginya konsumsi masyarakat.

Mursid juga menyampaikan bahwa koordinasi dilakukan dengan Dinas Perdagangan dan pihak pasar untuk memastikan stok minyakita terdistribusi merata.

Ia berharap dengan langkah ini, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan minyak goreng tanpa kekurangan dan tanpa kenaikan harga yang tajam menjelang hari besar keagamaan.

Aktivitas penyaluran ini mencerminkan bagaimana lembaga terkait turut berperan aktif dalam menjaga stabilitas pangan nasional — terutama untuk komoditas yang paling dibutuhkan dalam keseharian, yaitu minyak goreng.

Penyaluran sebanyak 557.244 liter minyakita ini juga diharapkan menjadi mitigasi terhadap kemungkinan gejolak harga yang kerap terjadi saat momentum penting seperti Ramadhan dan Lebaran.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru