Sinergi Forkopimda Kota Malang Dorong Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 20 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kota Malang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian,

salah satunya melalui distribusi bantuan alat dan benih pertanian kepada kelompok tani.

Dalam sebuah kegiatan yang berlangsung Kamis (19/6/2026), berbagai bantuan diserahkan secara simbolis kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari empat kecamatan di Kota Malang.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh AKBP Oskar Syamsuddin, Wakapolresta Malang Kota, didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat serta jajaran Forkopimda lainnya.

Sebagai simbol dukungan langsung terhadap para petani, mereka juga turut serta dalam kegiatan penanaman cabai bersama masyarakat tani di lokasi kegiatan.

AKBP Oskar Syamsuddin menyampaikan bahwa Polresta Malang Kota siap berperan aktif dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

Baca Juga :  OJK Malang Rayakan Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2025, BRI Raih Penghargaan Bank Implementasi KEJAR Terbaik

Ia menilai bahwa kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan aparat keamanan, sangat penting untuk memperkuat swadaya petani serta menjamin kelangsungan produksi pangan lokal.

Bantuan utama yang diberikan, salah satunya  adalah satu unit mesin panen modern (combine harvester) senilai Rp500 juta yang berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Bukan hanya itu, Pemerintah Kota Malang juga melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ikut serta menyalurkan berbagai benih dan alat mesin pertanian (alsintan) lainnya.

Bantuan itu sendiri direncanakan untuk digunakan secara bergilir oleh 20 Gapoktan aktif yang tersebar di Kecamatan Sukun, Kedungkandang, Lowokwaru, dan juga Blimbing.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan strategi untuk menjaga kesinambungan produksi pertanian di wilayah perkotaan.

Baca Juga :  Pemkot Probolinggo Siapkan Langkah Stabilisasi dan Renovasi Pasar, Tekan Harga Cabai Rawit yang Masih Tinggi

Wahyu menyebutkan bahwa hasil pertanian di Kota Malang tersebut, untuk saat ini mencapai rata-rata 15.000 ton per tahun, merupakan angka yang cukup signifikan mengingat tantangan keterbatasan lahan di daerah urban.

Wahyu berharap bahwa bantuan ini dapat memacu semangat petani dalam meningkatkan produktivitas.

Menurutnya, pertanian tetap menjadi sektor strategis yang mendukung kebutuhan pangan masyarakat dan tidak boleh dikesampingkan, bahkan di tengah pesatnya pembangunan kota.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan komunitas petani, Kota Malang menargetkan terciptanya pertanian yang lebih efisien dan berbasis teknologi.

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan modern dalam memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan dan mandiri.

Baca Juga :  Cita Rasa Tradisional yang Bertahan di Tengah Gempuran Zaman: Tempe Bungkil Khas Curungrejo, Malang

Dengan pendekatan dari hulu ke hilir, seluruh elemen di Kota Malang diharapkan terus menjaga komitmen dalam mendukung pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Permintaan Minyakita Melonjak! Bulog Kediri Salurkan 557.244 Liter Selama Ramadhan 2026

Berita Terkait

Friday, 6 March 2026 - 20:50 WIB

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau

Friday, 6 March 2026 - 14:44 WIB

Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana

Friday, 6 March 2026 - 11:40 WIB

Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Thursday, 5 March 2026 - 11:20 WIB

Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari

Berita Terbaru