Babinsa dan Poktan Barokah I Kolaborasi Panen Padi, Dukung Ketahanan Pangan di Bangkalan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 7 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM Diberitakan bahwa Kesiapsediaan TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali diperlihatkan melalui aksi nyata di tingkat desa.

Babinsa Koramil 0829-17/Tanjungbumi, Sertu Susanto, melaksanakan pendampingan kegiatan panen padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Barokah I di Desa Larangan Timur, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan pada Minggu (6/7/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Ketua Poktan Barokah I, Bapak Sarmin, dan turut dihadiri oleh sejumlah pihak penting dalam penguatan sektor pertanian.

Wakil Staf Bulog Bangkalan Madura, Gani, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Tanjungbumi, Rudy, ikut serta dalam proses panen dan serapan gabah.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian dari strategi terpadu menjaga ketersediaan beras dan mendukung program swasembada pangan di wilayah Madura.

Baca Juga :  Job Fair Inklusif Jatim 2025: 163 Lowongan Disiapkan untuk Penyandang Disabilitas

Lahan panen dengan luas 0,5 hektare milik Poktan Barokah I bisa menghasilkan gabah sebanyak 1,5 ton.

Proses panen berjalan dengan lancar, disertai pengawasan teknis dari PPL dan koordinasi langsung dengan Bulog guna memastikan hasil panen terserap maksimal.

Sertu Susanto mengatakan bahwa kegiatan pendampingan petani adalah bagian dari peran aktif TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Ia menyebutkan bahwa dukungan yang diberikan tidak terbatas pada saat panen saja, tetapi juga mencakup masa tanam hingga penyerapan hasil panen oleh pihak Bulog.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara petani, pemerintah daerah, serta instansi seperti Bulog dan Dinas Pertanian.

Menurutnya, keberhasilan dalam menyerap hasil panen petani secara optimal akan berdampak positif pada kesejahteraan petani dan ketersediaan bahan pangan pokok, khususnya beras, di masyarakat.

Baca Juga :  Inovasi Budidaya Lele di Buis Beton: Strategi Bojonegoro Mengatasi Stunting dan Kemiskinan

Pendampingan ini juga menjadi momentum penguatan kerja sama antara aparat kewilayahan dan petani lokal.

Dengan hadirnya Babinsa dalam kegiatan pertanian, diharapkan mampu mendorong semangat petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan dan menerapkan praktik pertanian yang lebih modern dan efisien.

Gani dari Bulog Bangkalan menyatakan bahwa pihaknya siap menyerap gabah hasil panen petani lokal, dengan tetap memperhatikan kualitas dan harga yang kompetitif.

Ia menegaskan bahwa program serapan gabah ini tidak hanya untuk menstabilkan cadangan beras nasional, namun juga bertujuan menyejahterakan petani.

Rudy, sebagai PPL Kecamatan, menambahkan bahwa koordinasi dan pendampingan teknis akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa praktik budidaya dan pasca panen berjalan sesuai standar.

Baca Juga :  Panen Lele 59 Kilogram di Rutan Situbondo, Bukti Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian

Ia mengapresiasi peran Babinsa dalam memfasilitasi komunikasi dan dukungan lapangan bagi para petani.

Dengan kegiatan seperti ini, kolaborasi antara petani, TNI, dan juga instansi pemerintah di Bangkalan membuktikan bahwa program ketahanan pangan akan bisa terwujud lewat upaya gotong royong dan kerja sama yang berkelanjutan.

Diharapkan, langkah ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan potensi sektor pertanian secara berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pentingnya Update Data Bansos 2025: Daftar Program yang Wajib Diperbarui Agar Tetap Terdaftar
Panduan Lengkap Memahami Simulasi Pinjaman UMKM ke Bank: Nominal, Tenor, dan Perhitungan Cicilan
Hindari Kesalahan Fatal Ini agar Lolos SKB CPNS 2025
Penyebab Pengajuan KUR BRI Ditolak: Kenali Faktor Risiko dan Cara Mencegahnya
Penyebab Nama Tidak Masuk Daftar Penerima BLT Kesra: Kenali Faktor dan Solusinya
Jombang Fokus Optimalisasi DBHCHT 2026 di Tengah Penurunan Anggaran, Bupati Tekankan Program Tepat Sasaran
DLH Jombang Perkuat Jejaring Bank Sampah, Gandeng PKK untuk Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan Desa
DKPP Sumenep Dorong Peningkatan Produksi Padi Lewat Metode SRI di Desa Baraji

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 16:00 WIB

Pentingnya Update Data Bansos 2025: Daftar Program yang Wajib Diperbarui Agar Tetap Terdaftar

Sunday, 30 November 2025 - 14:00 WIB

Panduan Lengkap Memahami Simulasi Pinjaman UMKM ke Bank: Nominal, Tenor, dan Perhitungan Cicilan

Sunday, 30 November 2025 - 12:00 WIB

Hindari Kesalahan Fatal Ini agar Lolos SKB CPNS 2025

Sunday, 30 November 2025 - 10:00 WIB

Penyebab Pengajuan KUR BRI Ditolak: Kenali Faktor Risiko dan Cara Mencegahnya

Sunday, 30 November 2025 - 08:05 WIB

Penyebab Nama Tidak Masuk Daftar Penerima BLT Kesra: Kenali Faktor dan Solusinya

Berita Terbaru

Berita

Hindari Kesalahan Fatal Ini agar Lolos SKB CPNS 2025

Sunday, 30 Nov 2025 - 12:00 WIB