Surabaya Dorong Inovasi Empat Sektor Strategis Nasional: Pameran Indo Livestock hingga Indo Fisheries 2025

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 1 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Diberitakan bahwa PT Napindo Media Ashatama menghadirkan kembali ajang pameran dan forum bisnis berskala nasional untuk empat sektor strategis Indonesia: pertanian, peternakan, perikanan, hingga kesehatan hewan.

Kegiatan ini akan berlangsung pada Rabu, 2 Juli 2025, bertempat di Grand City Surabaya, dan menghadirkan rangkaian sub-event utama dalam satu wadah besar.

Lisa Rusli, selaku Asisten Project Director dari PT Napindo Media Ashatama, mengungkapkan bahwa acara tahun ini menggabungkan sejumlah pameran besar, di antaranya Indo Livestock,

Indo Vet, Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, dan Indo Fisheries 2025 Expo & Forum.

Setiap segmen menampilkan fokus industri yang berbeda, namun saling melengkapi dalam mendorong pertumbuhan sektor pangan dan agribisnis nasional.

Lisa menjelaskan, Indo Livestock mengedepankan teknologi peternakan modern, sedangkan Indo Feed membahas inovasi di bidang pakan ternak.

Baca Juga :  Urutan Ahli Waris yang Berhak Menerima Jaminan Pensiun Peserta Wafat

Untuk sektor susu, Indo Dairy menjadi ruang bagi pelaku industri perah, dan Indo Vet hadir dengan berbagai temuan terbaru di bidang kesehatan hewan.

Sementara itu, Indo Agrotech memberikan sorotan pada teknologi hortikultura dan pertanian cerdas.

Untuk perikanan, Indo Fisheries menjadi panggung utama yang membahas pengembangan akuakultur, budidaya udang, ikan, hingga potensi besar mutiara Indonesia, dengan dukungan dari berbagai asosiasi dan pemangku kepentingan.

Menurut Lisa, pameran ini bukan hanya sekadar tempat promosi produk, tetapi juga forum strategis untuk membangkitkan gairah sektor-sektor dasar yang menopang perekonomian bangsa.

Ia menyatakan harapannya agar acara ini mampu memotivasi para pelaku industri mulai dari petani, nelayan, peternak, hingga dokter hewan untuk terus berinovasi dan berkembang.

Baca Juga :  5 Strategi Efektif Mengelola Pakan Lele agar Cepat Panen dan Hemat Biaya

Pameran yang telah berlangsung sejak tahun 2002 ini sebelumnya digelar di kota-kota besar seperti Jakarta dan Merauke.

Untuk wilayah Surabaya sendiri, ini adalah kali keempat pelaksanaannya sejak dimulai pada 2017.

Meskipun jumlah peserta belum sebesar di Jakarta, Lisa menilai pertumbuhannya tetap konsisten, mencerminkan minat yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Machmud, SP, MSc, selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, turut hadir dalam kegiatan ini.

Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di sektor kelautan, dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia.

Menurutnya, peluang ini harus dimaksimalkan agar Indonesia tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga pemain utama dalam pasar ekspor perikanan global.

Baca Juga :  Sumenep Kembangkan Tumpang Sari Padi–Siwalan untuk Optimalkan Lahan Marginal dan Perkuat Ketahanan Pangan

Machmud menyebutkan bahwa ekspor produk perikanan Indonesia kini berada di peringkat 10 dunia, dengan negara tujuan utama seperti Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, dan negara-negara Eropa.

Indo Fisheries 2025 pun dipandang sebagai momentum penting untuk memperkenalkan produk serta teknologi perikanan lokal ke pasar internasional, mengingat banyak buyer kelas dunia turut hadir.

Rully Sety Purnama, CEO Minapoli, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pameran ini.

Ia secara khusus menyebutkan inovasi dari siswa SMK Perikanan dan Kelautan Puger yang bekerja sama dengan PPNS dalam menciptakan alat produksi udang.

Ia berharap kehadiran buyer asing dapat memperkuat daya saing produk Indonesia dan membuka peluang pasar yang lebih luas.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Berita Terbaru