18 Desa di Sampang Terima Bantuan Rp 10,15 Miliar dari Pemprov Jatim untuk Infrastruktur dan Layanan Publik

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 6 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Sebanyak 18 desa yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Sampang dipastikan mendapatkan Bantuan Keuangan (BK) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Kucuran dana yang bersumber dari APBD Jatim Tahun Anggaran 2025 ini mencapai Rp 10,15 miliar dan akan digunakan untuk membiayai 43 titik pembangunan yang meliputi infrastruktur jalan, sarana publik, dan juga fasilitas pendukung lainnya.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Sudarmanta, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Pemprov Jatim terhadap pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk memperkuat layanan dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah.

Baca Juga :  Target Pertumbuhan Ekonomi Sampang 2025 Terancam Melambat, Ini Faktor Penghambat Utamanya

Ia menekankan bahwa bantuan ini bukan hanya berupa dukungan finansial, tetapi juga dorongan bagi pemerintah desa untuk lebih cepat merealisasikan program yang telah direncanakan.

Dengan demikian, manfaat yang dirasakan oleh warga bisa lebih optimal.

Sudarmanta memaparkan bahwa delapan kecamatan yang menjadi penerima bantuan mencakup Camplong, Sampang, Pangarengan, Kedungdung, Omben, Tambelangan, Robatal, dan Karang Penang.

Setiap desa penerima mendapat pagu anggaran yang berbeda-beda, mulai dari Rp150 juta hingga Rp1 miliar, disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan di masing-masing wilayah.

Sebagian dari total dana tersebut telah disalurkan, sementara sisanya masih dalam proses pencairan.

Sudarmanta menegaskan bahwa pihaknya mendorong seluruh desa penerima untuk segera menindaklanjuti bantuan tersebut dengan menjalankan program sesuai dengan perencanaan awal.

Baca Juga :  Cara Cepat Mengecek Status BSU 2025 Melalui Portal Resmi Kemnaker

Semakin cepat program terealisasi, kata dia, semakin cepat pula dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam hal peningkatan kualitas infrastruktur dan akses pelayanan dasar.

Program BK dari Pemprov Jatim ini diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian desa.

Infrastruktur yang memadai diyakini akan mendorong kelancaran distribusi barang dan jasa, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sampang.

Selain itu, fasilitas publik yang lebih baik akan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih layak huni dan mendorong pertumbuhan sektor-sektor produktif lainnya.

Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen untuk mengawasi pelaksanaan bantuan ini agar tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

Kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa diharapkan mampu mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sampang.

Baca Juga :  Distribusi Pangan Murah Kota Malang Diperpanjang hingga Akhir 2025, Upaya Stabilkan Harga Jelang Nataru

Dengan langkah strategis ini, Pemprov Jatim menegaskan bahwa pemerataan pembangunan di seluruh daerah menjadi prioritas utama.

Dukungan nyata melalui program BK menjadi harapan baru bagi masyarakat pedesaan, khususnya di Kabupaten Sampang, untuk memperoleh akses infrastruktur yang lebih baik dan layanan publik yang semakin berkualitas.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Berita Terbaru