Gelar Pangan Murah, Pemerintah Perkuat Sektor Pangan dan Ringankan Beban Masyarakat

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 30 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat sektor pangan melalui pelaksanaan Gelar Pangan Murah (GPM).

Program ini dirancang sebagai salah satu strategi menjaga stabilitas harga bahan pokok yang kerap menjadi tantangan di tengah masyarakat.

Melalui GPM, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses terhadap bahan pangan dengan harga lebih murah, tetapi juga merasakan manfaat langsung dari upaya pemerintah dalam melindungi daya beli.

Kehadiran program ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menekan dampak gejolak harga, terutama menjelang momen tertentu yang biasanya memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.

Pemerintah menekankan bahwa tujuan utama GPM adalah membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Program ini dianggap mampu menjadi solusi sementara bagi kelompok rentan, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, yang seringkali kesulitan menjangkau harga pasar.

Baca Juga :  Sektor Makanan dan Perawatan Pribadi Jadi Pemicu Utama Inflasi Jawa Timur Maret 2025

Dengan adanya GPM, diharapkan beban ekonomi rumah tangga dapat ditekan, sehingga masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pokok dengan harga yang sesuai kemampuan.

Selain itu, program ini juga berfungsi sebagai upaya menjaga stabilitas sosial dengan memastikan ketersediaan pangan tetap terjangkau di berbagai lapisan masyarakat.

Keberadaan GPM mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja harian, hingga pengemudi ojek online, terlihat memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding di pasar tradisional.

Kehadiran kelompok masyarakat seperti tukang becak dan pekerja informal lainnya menjadi bukti bahwa program ini benar-benar menyentuh masyarakat bawah yang sangat membutuhkan.

Baca Juga :  Produksi Padi dan Jagung Banyuwangi Naik Tajam, Dorong Ketahanan Pangan Daerah

Antusiasme tersebut sekaligus menunjukkan bahwa GPM efektif dalam menjawab kebutuhan mendesak di lapangan.

Selain membantu masyarakat secara langsung, GPM juga memberi dampak positif terhadap stabilitas ekonomi daerah.

Dengan distribusi bahan pokok melalui jalur resmi dan harga yang terjangkau, potensi praktik spekulasi harga dapat ditekan.

Hal ini berkontribusi pada kestabilan pasar secara keseluruhan, sekaligus menjaga inflasi agar tetap terkendali.

Lebih jauh, program ini dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Dengan memastikan masyarakat selalu memiliki akses terhadap bahan pokok, GPM membantu mencegah terjadinya gejolak sosial yang kerap muncul akibat harga pangan yang tidak stabil.

Gelar Pangan Murah bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Pasuruan Buka Gerakan Pangan Murah, Solusi Stabilkan Harga dan Pasokan Bahan Pokok

Kehadirannya tidak hanya menjaga stabilitas harga bahan pokok, tetapi juga menjadi solusi praktis untuk membantu masyarakat kecil menghadapi tekanan ekonomi.

Antusiasme dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa program ini benar-benar bermanfaat.

Dengan konsistensi penyelenggaraan, GPM diharapkan mampu menjadi salah satu strategi jangka panjang dalam memperkuat sektor pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gerakan Pangan Murah Serentak di Jawa Timur: Upaya Kendalikan Harga Beras dan Jaga Stok
Diversifikasi Produk Pertanian: Kunci Stabilitas Harga dan Kreativitas Industri Pangan
Stok Beras Bulog Malang Surplus 68 Ribu Ton, Harga Pasar Tetap Tinggi
Road to FeSyar SAMARA 2025 Resmi Dibuka di Bondowoso, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah
Stok Beras di Kota Malang Dipastikan Aman, Pemkot Tegaskan Tidak Ada Kelangkaan
Distribusi Beras SPHP di Jatim Masih Rendah, Khofifah Dorong Percepatan Penyaluran
Panen Tembakau Rajang di Jember: Petani Raup Untung Besar dari Harga Pasar yang Menggiurkan
DPD Tani Merdeka Tuban Dukung Penuh Rapimnas 2025

Berita Terkait

Saturday, 30 August 2025 - 21:00 WIB

Gerakan Pangan Murah Serentak di Jawa Timur: Upaya Kendalikan Harga Beras dan Jaga Stok

Saturday, 30 August 2025 - 20:30 WIB

Gelar Pangan Murah, Pemerintah Perkuat Sektor Pangan dan Ringankan Beban Masyarakat

Saturday, 30 August 2025 - 20:00 WIB

Diversifikasi Produk Pertanian: Kunci Stabilitas Harga dan Kreativitas Industri Pangan

Saturday, 30 August 2025 - 19:30 WIB

Stok Beras Bulog Malang Surplus 68 Ribu Ton, Harga Pasar Tetap Tinggi

Saturday, 30 August 2025 - 19:00 WIB

Road to FeSyar SAMARA 2025 Resmi Dibuka di Bondowoso, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah

Berita Terbaru