Jawa Timur Perkuat Kerja Sama dengan Australia, Fokus pada Ketahanan Pangan, Energi Terbarukan, dan UKM

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 5 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperdalam hubungan kerja sama Sister Province dengan Australia melalui berbagai program strategis.

Kolaborasi ini mencakup sektor ketahanan pangan, energi terbarukan, hingga pemberdayaan koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa kerja sama tersebut memiliki potensi besar, khususnya dalam bidang pertanian.

Menurutnya, salah satu yang menjadi fokus adalah pengembangan jagung, mengingat Jawa Timur menyumbang sekitar 35 persen dari produksi jagung nasional.

Australia disebut telah mendukung melalui penyediaan bibit unggul yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani.

Khofifah juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi berbasis energi terbarukan yang sedang dikembangkan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dengan dukungan dari Australia.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat TKA dan UTBK-SNBT 2025: Tahapan, Tujuan, dan Perbedaannya

Inovasi ini menggunakan rumput laut sebagai bahan untuk menghasilkan pupuk ikan sekaligus energi alternatif.

Ia menilai, jika proyek ini dikembangkan secara optimal, maka berpotensi menjadi pembangkit energi lokal yang dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan tambak.

Selain sektor pertanian dan energi, kerja sama antara Jawa Timur dan Australia juga mencakup penguatan koperasi dan UKM.

Program Koperasi Merah Putih (KMP) yang saat ini telah tersebar di 8.494 desa dan kelurahan di Jawa Timur menjadi salah satu fokus utama.

Melalui program ini, pemerintah provinsi berharap dapat mengembangkan manajemen rantai pasok yang lebih efisien.

Khofifah mengatakan keinginannya agar Jawa Timur bisa mengirimkan tim belajar ke Australia untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan koperasi modern.

Baca Juga :  Usulan Pupuk Subsidi 2026 di Jombang Didorong untuk Penuhi Kebutuhan Petani

Dr. Anne Aly, Menteri Pembangunan Internasional sekaligus Menteri Multikulturalisme dan Menteri UKM untuk Australia,  menyambut positif inisiatif yang disampaikan oleh Jawa Timur.

Ia menegaskan bahwa Australia siap menjadi mitra strategis yang dapat diandalkan dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Menurut Anne Aly, hubungan antara Australia dan Jawa Timur telah terjalin erat selama ini.

Ia menilai kerja sama di bidang pertanian, energi terbarukan, serta pengembangan UKM dan koperasi merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat perekonomian kedua belah pihak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara Jawa Timur dan Australia ini diharapkan dapat membuka peluang baru, tidak hanya bagi pemerintah daerah tetapi juga bagi pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat secara luas.

Baca Juga :  Baznas Jatim Pastikan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Dengan dukungan teknologi dan transfer pengetahuan dari Australia, Jawa Timur optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai pusat pertanian, energi inovatif, serta pengembangan UKM di tingkat nasional.

Kolaborasi ini juga menjadi contoh nyata bagaimana kemitraan internasional dapat diimplementasikan secara konkret untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Pemerintah Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kerja sama ini agar memberikan hasil yang berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar
Alasan Nama Dicoret dari Daftar Penerima PKD DKI Jakarta, Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Berita Terbaru