Panen Tembakau di Sampang Dihantui Ketidakpastian Harga Akibat Gudang Belum Beroperasi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 6 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Masa panen tembakau di Kabupaten Sampang, yang seharusnya menjadi kabar gembira bagi para petani, justru dipenuhi kekhawatiran.

Pasalnya, hingga saat ini gudang pengolahan tembakau di wilayah tersebut belum juga beroperasi, membuat harga jual sepenuhnya dikendalikan oleh tengkulak.

Sejumlah petani menilai kondisi ini merugikan mereka.

Tanpa adanya kepastian harga dari gudang resmi, mereka hanya bisa pasrah mengikuti penawaran tengkulak yang kerap fluktuatif.

Usman, seorang petani tembakau di Kecamatan Camplong, menyampaikan bahwa biasanya keberadaan gudang mampu memberikan kepastian harga yang lebih stabil.

Namun, karena gudang belum dibuka, mereka tidak memiliki pilihan selain menjual hasil panen kepada perantara dengan harga yang belum tentu menguntungkan.

Baca Juga :  Fluktuasi Harga Bahan Pokok di Jawa Timur: Bawang hingga Minyak Goreng

Ia juga menuturkan bahwa banyak petani terpaksa memanen tembakau lebih awal.

Keputusan ini dilakukan untuk menghindari risiko tembakau rusak di lahan, meski harga jualnya belum tentu memuaskan.

Situasi tersebut semakin menambah beban pikiran para petani yang menggantungkan hidup mereka pada komoditas tembakau.

Para petani berharap pemerintah maupun pihak terkait segera memberikan solusi.

Menurut mereka, jika gudang pengolahan tembakau segera beroperasi, maka harga dapat lebih terkontrol dan para petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada tengkulak.

Selain itu, kepastian pembelian dari gudang juga dapat meningkatkan motivasi petani untuk menjaga kualitas panen mereka.

Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi terkait jadwal pembukaan gudang tersebut.

Baca Juga :  Kodim 0809/Kediri Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan Lewat Pelatihan Budidaya Perikanan

Kondisi ini membuat para petani hanya bisa berharap harga tidak jatuh terlalu dalam dan mereka tetap dapat memperoleh keuntungan dari hasil jerih payah mereka selama berbulan-bulan bekerja di ladang.

Keresahan para petani ini juga mencerminkan pentingnya peran fasilitas penunjang seperti gudang pengolahan dalam menjaga stabilitas ekonomi sektor pertanian.

Tanpa adanya intervensi yang tepat, harga komoditas strategis seperti tembakau rawan dipermainkan oleh pasar dan pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi.

Selain itu, para petani menilai pemerintah daerah dan pihak terkait perlu segera turun tangan, baik dengan mempercepat pembukaan gudang maupun dengan mengeluarkan kebijakan penyangga harga agar petani tidak dirugikan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem perdagangan tembakau yang lebih adil dan menyejahterakan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Surabaya Gandeng OJK dan BI Pulihkan Nama UMKM Korban Penipuan Pinjol

Di tengah ketidakpastian ini, para petani di Sampang tetap bekerja keras memanen dan mengolah tembakau mereka dengan harapan kondisi segera membaik.

Mereka menaruh harapan besar agar harga jual tembakau dapat kembali stabil sehingga hasil kerja mereka di musim panen tahun ini tetap membawa keuntungan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru