Pasar Hewan Aeng Sareh Butuh Revitalisasi, Pemkab Sampang Harap Dukungan Pemprov Jatim

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 6 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Disebutkan bahwa di tengah dinamika ekonomi Madura yang terus bergerak, Pasar Hewan Aeng Sareh di Kabupaten Sampang kian mendesak untuk diperhatikan.

Kondisi pasar yang menjadi pusat perdagangan sapi dan kambing terbesar di wilayah tersebut dinilai kian menurun,

terutama dari sisi fasilitas yang sudah menua sehingga mengurangi kenyamanan pedagang maupun pembeli.

Subairi, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sampang, menegaskan bahwa revitalisasi pasar ini merupakan kebutuhan mendesak.

Ia menilai, tanpa pembenahan, peran strategis Pasar Hewan Aeng Sareh dalam menggerakkan perekonomian lokal bisa semakin melemah.

Subairi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan perhitungan kebutuhan anggaran untuk merealisasikan revitalisasi tersebut.

Baca Juga :  Ketahui Bansos Anda Aman Atau Tidak di SIKS NG, Pastikan Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 Berhasil Cek Rekening

Total biaya yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp6 miliar.

Namun, anggaran daerah tahun ini belum mampu menutupi kebutuhan itu, sehingga proses perbaikan harus menunggu dukungan dari tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat memberikan bantuan.

Subairi menekankan bahwa keberadaan pasar ini bukan sekadar tempat transaksi jual beli hewan, melainkan juga motor penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Oleh karena itu, dukungan pemerintah provinsi dinilai penting agar revitalisasi bisa segera terwujud.

Selain berperan sebagai pusat distribusi hewan ternak, Pasar Hewan Aeng Sareh juga memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan data tahun 2024, pasar ini menyumbang lebih dari Rp300 juta ke kas daerah.

Baca Juga :  Diskopusmik Kediri Dorong Koperasi Merah Putih Wujudkan Kemandirian Ekonomi Desa

Subairi menilai bahwa angka tersebut berpotensi meningkat jika fasilitas pasar diperbaiki, karena akan menarik lebih banyak pedagang dan pembeli dari berbagai daerah.

Ia menambahkan bahwa kondisi pasar yang semakin menua bukan hanya berdampak pada kenyamanan transaksi, tetapi juga berpotensi menurunkan daya saing pasar tersebut dibandingkan dengan pasar hewan di daerah lain.

Apabila dibiarkan berlarut-larut, peran vital Pasar Hewan Aeng Sareh sebagai salah satu pusat ekonomi Sampang bisa terancam.

“Revitalisasi ini tidak hanya tentang memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga tentang memperkuat daya saing ekonomi daerah,” tegas Subairi.

Ia mengungkapkan, Pemkab Sampang siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pihak-pihak terkait lainnya demi memastikan proyek ini dapat direalisasikan.

Baca Juga :  Dorong Revisi UU Merek, Kemenkumham Jatim Ingin Perlindungan Hukum Bagi UMKM Lebih Adaptif

Melihat potensi besar yang dimiliki pasar ini, banyak pihak menilai bahwa upaya perbaikan tidak hanya akan berdampak pada pedagang dan pembeli,

tetapi juga memberikan efek domino bagi sektor ekonomi lainnya, mulai dari jasa transportasi hingga industri pakan ternak.

Jika revitalisasi segera dilakukan, Pasar Hewan Aeng Sareh diharapkan dapat kembali menjadi pusat perdagangan hewan ternak yang modern, tertata, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sampang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru