Perayaan Kemerdekaan RI ke-80 Dongkrak Penjualan Pakaian Adat dan Atribut di Pasar Besar Malang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 17 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 membawa angin segar bagi para pedagang di Pasar Besar Malang.

Lonjakan permintaan terhadap pakaian adat, kostum karnaval, hingga atribut merah putih tercatat meningkat hingga 50 persen dibanding hari-hari biasa.

Kondisi ini membuat omzet pedagang mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Salah satu pedagang, Halim, menuturkan bahwa bulan Agustus selalu menjadi momen penuh berkah bagi pelaku usaha pakaian adat.

Ia mengungkapkan bahwa jika di bulan biasa penjualan cenderung stabil, maka menjelang dan selama Agustusan penjualan bisa naik hingga dua kali lipat.

Bahkan, dalam sehari, toko miliknya mampu melepas sekitar 100 potong pakaian adat ke tangan pembeli.

Jenis pakaian yang paling banyak dicari adalah baju lurik khas Jawa, blankon, hingga kostum pahlawan nasional yang sering digunakan dalam pawai maupun lomba perayaan kemerdekaan.

Baca Juga :  Cita Rasa Tradisional yang Bertahan di Tengah Gempuran Zaman: Tempe Bungkil Khas Curungrejo, Malang

Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per potong.

Menariknya, pembeli tidak hanya datang dari Malang saja, melainkan juga dari luar kota.

Halim menyampaikan bahwa tokonya juga melayani pembelian dalam jumlah besar atau grosir, sehingga pasarnya semakin luas.

Tidak hanya penjual pakaian yang merasakan dampak positif. Aktivitas belanja dalam rangka perayaan 17 Agustus turut menggerakkan roda perekonomian Pasar Besar secara keseluruhan.

Toko-toko yang menjual perlengkapan karnaval, pernak-pernik merah putih, hingga aksesori pelengkap kostum juga mengalami peningkatan penjualan yang cukup drastis.

Seorang pembeli asal Kecamatan Lawang, Sukamawan, mengaku lebih memilih berbelanja di Pasar Besar karena harga produk dinilai lebih ramah di kantong dan pilihan barangnya jauh lebih lengkap dibanding tempat lain.

Baca Juga :  KPM Kaget Karena Bansos PKH dan BPNT Tidak Cair September 2025, Inilah Penyebab Utama yang Jarang Terungkap

Ia mengatakan bahwa dirinya sedang mencari blankon untuk kebutuhan karnaval di kantor, dan Pasar Besar menjadi tujuan tepat karena menyediakan banyak variasi produk.

Momen perayaan kemerdekaan setiap tahun memang selalu menjadi salah satu faktor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Aktivitas belanja massal dari sekolah, instansi pemerintahan, hingga komunitas masyarakat terbukti memberikan multiplier effect atau dampak berganda bagi pedagang tradisional.

Pasar rakyat seperti Pasar Besar Malang menjadi salah satu pusat ekonomi yang merasakan langsung peningkatan aktivitas perdagangan ini.

Bagi para pedagang, kesempatan seperti ini sekaligus menjadi momentum untuk menjaga keberlangsungan usaha di tengah ketatnya persaingan pasar.

Permintaan yang tinggi di bulan Agustus tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperluas jangkauan pemasaran karena banyak pembeli dari luar daerah ikut berbelanja.

Baca Juga :  7 Cara Menentukan Ide Bisnis UMKM yang Potensial dan Berkelanjutan

Peningkatan ekonomi lokal di Pasar Besar Malang pada HUT RI ke-80 menunjukkan bahwa perayaan nasional tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga berperan besar dalam

Pedagang berharap tren positif ini dapat terus berlangsung, sehingga pasar tradisional tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi yang menghidupi banyak keluarga.

Dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pakaian adat, atribut kemerdekaan, serta perlengkapan karnaval,

momen Agustusan terbukti menjadi berkah tahunan yang memperkuat peran pasar tradisional dalam menopang ekonomi daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Berita Terbaru