Ibas Dorong Petani Tebu Madiun Wujudkan Swasembada Gula Nasional 2027

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya pemerintah untuk mewujudkan swasembada gula nasional terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), yang menegaskan pentingnya peran petani tebu dalam mencapai target tersebut.

Saat menghadiri kegiatan panen tebu di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun,

Ibas menyampaikan bahwa keterlibatan petani merupakan langkah strategis untuk mempercepat realisasi instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan, termasuk gula.

Dalam kunjungannya, Ibas menilai bahwa kegiatan panen tebu tidak sekadar rutinitas, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama.

Ia menjelaskan bahwa swasembada pangan mencakup berbagai komoditas strategis seperti beras, jagung, dan gula.

Baca Juga :  Polri Ajak Warga Madiun Tingkatkan Ketahanan Pangan Lewat Pemanfaatan Lahan Pertanian

Menurutnya, pencapaian tersebut harus dimulai dari desa-desa melalui kelompok tani yang produktif dan berdaya saing.

Dengan begitu, ketahanan pangan nasional akan terwujud dari akar rumput hingga skala nasional.

Ibas menekankan bahwa modernisasi di sektor pertanian tebu harus dirasakan langsung oleh para petani, termasuk di wilayah Madiun.

Modernisasi yang dimaksud mencakup penggunaan alat pertanian efisien serta perbaikan sistem irigasi yang memudahkan pengelolaan lahan.

Dengan fasilitas modern, produktivitas petani diyakini akan meningkat sehingga target swasembada gula dapat terealisasi lebih cepat.

Ia menegaskan bahwa dukungan nyata dalam bentuk sarana pertanian akan membantu petani bersaing di tengah tantangan industri gula nasional.

Selain modernisasi, Ibas juga menyoroti pentingnya Gerakan Menuju Swasembada Gula Indonesia (Manis).

Baca Juga :  Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Program ini merupakan inisiatif pemerintah untuk mempercepat pencapaian target swasembada, khususnya gula konsumsi, pada tahun 2027.

Ia menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp1,6 triliun sudah disiapkan untuk menopang program tersebut.

Dana tersebut diharapkan dapat benar-benar menyentuh para petani tebu di lapangan sehingga kesejahteraan mereka meningkat seiring dengan produktivitas yang dihasilkan.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pada kegiatan panen tebu kali ini juga disalurkan bantuan berupa traktor dan sepeda motor roda tiga untuk kelompok tani tebu Desa Sambirejo.

Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas kerja petani.

Lahan tebu yang dipanen saat itu tercatat mencapai sekitar 15 hektare, menjadi bukti keseriusan petani Madiun dalam mendukung target swasembada.

Baca Juga :  DPRD Jatim Alihkan Anggaran Kunker Luar Negeri untuk Program Pro-Rakyat

Selain menghadiri panen tebu, Ibas juga melakukan kunjungan kerja secara tertutup ke PT Industri Kereta Api (INKA) Persero di Madiun.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian evaluasi dan pemantauan potensi pembangunan ekonomi di Jawa Timur.

Dorongan Ibas kepada petani tebu Madiun menunjukkan bahwa pencapaian swasembada gula bukan hanya tugas pemerintah pusat, melainkan gerakan bersama dari tingkat desa hingga nasional.

Dengan dukungan modernisasi pertanian, program Manis, serta distribusi anggaran yang tepat sasaran, target swasembada gula tahun 2027 diyakini dapat tercapai.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar
Alasan Nama Dicoret dari Daftar Penerima PKD DKI Jakarta, Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Berita Terbaru