KPSP Setia Kawan Buka Peluang Ekspor Susu Organik, Khofifah Dorong Peternak Naik Kelas

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 29 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Peluang ekspor produk susu organik asal Jawa Timur kini semakin terbuka luas.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai potensi tersebut dapat menjadi langkah strategis bagi peternak lokal untuk menembus pasar global, khususnya Eropa.

Ia menjelaskan bahwa Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Kabupaten Pasuruan telah berhasil mengembangkan pakan organik yang telah melalui proses asesmen dari Badan Standarisasi Pangan Organik.

Menurutnya, dengan penggunaan pakan organik, kualitas susu yang dihasilkan meningkat secara signifikan, sehingga memiliki daya saing tinggi di pasar internasional.

Khofifah menilai, pengembangan pakan organik bukan hanya sekadar inovasi, melainkan langkah konkret menuju peternakan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Baca Juga :  BPKP Jatim dan Gubernur Khofifah Bahas Strategi Peningkatan PAD dan Ketahanan Pangan Daerah

Ia menambahkan, banyak negara di Eropa yang kini fokus pada produk berbasis organik dan bersertifikat.

Dengan demikian, produk susu dari Jawa Timur yang memenuhi standar tersebut memiliki peluang besar untuk menembus pasar global.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah KPSP Setia Kawan yang terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperkuat sistem rantai pasok yang efisien.

Koperasi ini dinilai mampu menjadi contoh bagi kelompok peternak lain di Jawa Timur dalam menerapkan sistem manajemen modern yang mengutamakan kesehatan hewan, kebersihan produksi, dan kualitas hasil akhir.

Selain peningkatan mutu produk, Khofifah juga menyoroti pentingnya aspek kesehatan ternak dalam menunjang keberhasilan ekspor.

Ia memastikan bahwa seluruh sapi perah di bawah naungan KPSP Setia Kawan berada dalam kondisi sehat dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Baca Juga :  Program Sergab Bulog Serap 200 Ton Gabah Petani di Kediri, Harga Petani Naik

Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara rutin melakukan vaksinasi dan pemberian vitamin untuk menjaga daya tahan ternak.

Pemerintah provinsi juga memperketat pengawasan di berbagai sentra peternakan dengan melibatkan dinas terkait serta dokter hewan lapangan.

Langkah ini dilakukan agar potensi penularan penyakit dapat dicegah sejak dini.

Khofifah menekankan bahwa apabila ditemukan kasus PMK di suatu daerah, pasar hewan di wilayah tersebut akan ditutup sementara hingga situasi dinyatakan benar-benar aman.

Upaya tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemprov Jawa Timur dalam menjaga keberlanjutan industri peternakan sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai sentra produksi susu terbesar di Indonesia.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah, koperasi, dan pelaku usaha menjadi kunci utama untuk membawa produk susu Jawa Timur ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Kriteria Lengkap Penerima PIP 2025: Syarat Resmi untuk Siswa SD, SMP, dan SMA/SMK

Dengan kombinasi inovasi teknologi, pengawasan kesehatan ternak, serta sistem manajemen yang profesional, produk susu asal KPSP Setia Kawan diharapkan dapat menembus pasar ekspor dan menjadi kebanggaan daerah.

Keberhasilan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak serta memperluas lapangan kerja di sektor agribisnis.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Berita Terbaru