Kabupaten Malang Jadi Pelopor Program Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kabupaten Malang menegaskan komitmennya sebagai salah satu daerah pelopor program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP),

sebuah inisiatif strategis pemerintah pusat yang bertujuan memperkuat kemandirian pangan dan pemerataan ekonomi di tingkat desa.

Program ini digagas untuk menjadikan koperasi sebagai motor utama penggerak ekonomi rakyat yang berakar pada kekuatan lokal.

Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menyampaikan bahwa pembentukan KDKMP merupakan wujud nyata dari visi pemerintah dalam menjadikan desa sebagai pilar utama pembangunan nasional.

Ia menilai, koperasi desa bukan hanya wadah ekonomi, tetapi juga simbol kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal secara produktif dan berkelanjutan.

Lathifah menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menekankan pentingnya peran koperasi desa dalam memperkuat struktur ekonomi nasional dari akar rumput.

Baca Juga :  Harga Daging Sapi di Sumenep Naik Jelang Idul Fitri, Warga Harapkan Pasar Murah

Melalui koperasi, distribusi hasil pertanian dan produk UMKM dapat berlangsung lebih efisien karena rantai pasok menjadi lebih pendek.

Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro di wilayah pedesaan.

Menurutnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berfungsi sebagai pusat produksi sekaligus distribusi di tingkat desa.

Keberadaannya diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi rantai distribusi yang panjang dan menekan biaya logistik yang selama ini menjadi kendala utama pelaku ekonomi rakyat.

Kabupaten Malang sendiri dinilai memiliki posisi strategis dalam penerapan program nasional tersebut.

Sebagai salah satu lumbung pangan dan sentra UMKM terbesar di Jawa Timur, daerah ini sudah menjadi lokasi percontohan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sejak 19 April 2025.

Tiga desa di Kabupaten Malang — yaitu Randugading, Ngawonggo, dan Pakisaji — telah melaksanakan musyawarah desa khusus untuk membentuk koperasi berbasis kemandirian tersebut.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Building Supervisor PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk Malang Tahun 2025

Melalui langkah ini, masyarakat desa diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Wabup Lathifah menegaskan bahwa keberadaan koperasi desa diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, antara lain membuka lapangan kerja baru di sektor riil, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, serta menurunkan angka kemiskinan ekstrem di pedesaan.

Selain itu, koperasi juga diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan potensi unggulan desa, mulai dari hasil pertanian, peternakan, hingga produk olahan UMKM.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang atas perannya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) koperasi melalui pelatihan dan pendampingan.

Menurutnya, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada SDM yang memiliki integritas tinggi, literasi digital yang baik, dan kemampuan manajerial yang mumpuni.

Baca Juga :  Desa Tirtomarto Dirikan Koperasi Merah Putih, Fokus Distribusi Elpiji dan Penguatan Ekonomi Warga

Lathifah menegaskan bahwa koperasi seharusnya tidak hanya menjadi simbol gotong royong, tetapi juga instrumen konkret pemberdayaan ekonomi rakyat menuju kemandirian bangsa.

Ia berharap KDKMP dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui ekonomi desa yang tangguh dan berdaya saing.

“Melalui koperasi, masyarakat desa bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama pembangunan ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha lokal, Kabupaten Malang optimistis dapat menjadi contoh sukses penerapan Koperasi Desa Merah Putih yang mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan rakyat di akar rumput.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru