Kinerja Keuangan Jawa Timur 2025 Terus Meningkat: OJK Tegaskan Perbankan Solid dan Inklusi Keuangan Meluas

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Perkembangan sektor jasa keuangan di Jawa Timur sepanjang 2025 menunjukkan capaian yang terus bergerak positif.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari, memaparkan bahwa tren intermediasi perbankan tetap stabil dan tumbuh konsisten.

Berdasarkan data sampai September 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat mengalami peningkatan 4,81 persen secara tahunan, sementara penyaluran kredit naik 3,58 persen.

Ia menilai bahwa fundamental industri perbankan masih berada pada kondisi yang sehat karena kapasitas modal perbankan kuat, cadangan likuiditas mencukupi, dan kualitas aset terjaga.

Dalam laporan tersebut, Yunita menyebutkan bahwa penyaluran kredit di Jawa Timur sebagian besar masih mengalir ke sektor rumah tangga, perdagangan besar maupun eceran, serta industri pengolahan.

Ketiga sektor ini menjadi penyokong utama aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Permintaan ke Kalimantan Meningkat, Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Pare Ikut Terkerek Naik

Ia juga menjelaskan bahwa peningkatan pemerataan akses pembiayaan menjadi salah satu fokus utama OJK.

Daerah-daerah dengan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang sebelumnya rendah mulai menunjukkan perbaikan pada akses layanan keuangan.

Hal ini menunjukkan bahwa upaya pemerataan pembiayaan mulai membuahkan hasil.

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga kembali menjadi perhatian penting. Berdasarkan data per September 2025, porsi kredit untuk UMKM mencapai 37,75 persen.

Meski terjadi perlambatan pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), kualitas kredit untuk sektor ini masih dapat dikendalikan sehingga risikonya tetap rendah.

Implementasi Peraturan OJK (POJK) 19/2025 telah menjadi instrumen strategis untuk memperluas akses pembiayaan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Baca Juga :  OJK Malang Perkuat Sinergi Komunikasi Publik Lewat Studi Banding ke OJK Sulselbar

Pada sektor pasar modal, aktivitas investor di Jawa Timur juga mengalami peningkatan signifikan.

Data mencatat adanya net buy sebesar Rp7,75 triliun hingga September 2025. Tidak hanya itu, penyaluran pendanaan melalui skema securities crowdfunding tumbuh 63,56 persen secara tahunan.

Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya jumlah investor baru yang naik 22 persen dalam periode yang sama.

Subsektor jasa keuangan lainnya juga menunjukkan performa yang stabil.

Industri asuransi mempertahankan rasio solvabilitas di atas ketentuan minimal, sementara aset dana pensiun menunjukkan kenaikan yang konsisten.

Lembaga pembiayaan seperti pergadaian juga mengalami pertumbuhan signifikan lebih dari 55 persen.

Selain itu, layanan pendanaan berbasis teknologi mengalami peningkatan 16,41 persen, menandakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan digital semakin besar.

Baca Juga :  Optimalisasi Dana Desa untuk Ketahanan Pangan Dibahas AKD Bluto Sumenep

Yunita menegaskan bahwa perluasan inklusi keuangan tetap menjadi agenda utama OJK.

Sejak 2024 hingga Oktober 2025, OJK telah melaksanakan 3.192 kegiatan edukasi kepada masyarakat dengan peserta mencapai lebih dari 803 ribu orang.

Program unggulan seperti Laku Pandai, Simpanan Pelajar/KEJAR, dan Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir terus diperluas untuk menjangkau masyarakat di berbagai daerah.

Salah satu kegiatan besar, yaitu Pojok Keuangan Rakyat di Jatim Fest 2025, menarik lebih dari 45 ribu pengunjung dengan jumlah transaksi mencapai Rp20,1 miliar.

Dengan capaian tersebut, OJK Jawa Timur menilai bahwa ekosistem jasa keuangan di wilayah ini berada pada jalur yang tepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan merata.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Berita Terbaru