Panduan Lengkap Mendapatkan Kode Bayar Pajak Kendaraan via SIGNAL: Cepat, Praktis, dan 100 Persen Online

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pembayaran pajak kendaraan bermotor kini semakin mudah berkat hadirnya layanan digital yang memungkinkan proses administrasi dilakukan tanpa harus mendatangi kantor Samsat.

Salah satu layanan yang paling banyak dimanfaatkan adalah aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional), yang memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan untuk memproses pengesahan STNK maupun membayar pajak tahunan secara online.

Dalam proses tersebut, salah satu tahap paling penting adalah mendapatkan kode bayar, yaitu nomor unik yang berfungsi layaknya tagihan dan diperlukan untuk menyelesaikan pembayaran melalui bank-bank Himbara.

Kode bayar ini wajib diperoleh sebelum melakukan transaksi di ATM, mobile banking, internet banking, maupun layanan pembayaran elektronik lainnya.

Tanpa kode tersebut, sistem tidak dapat memproses pembayaran pajak kendaraan.

Karena itu, memahami cara mendapatkannya menjadi langkah awal yang tidak boleh terlewat.

Baca Juga :  Polres Sumenep Dukung Penuh Program Koperasi Desa Merah Putih dan Respon Cepat SPKT

Untuk memperoleh kode bayar pajak kendaraan melalui SIGNAL, pengguna terlebih dahulu harus memastikan bahwa aplikasi SIGNAL sudah terpasang di smartphone dan akun pribadi telah dibuat serta diverifikasi.

Setelah login berhasil, pengguna dapat langsung mengakses beragam layanan digital yang tersedia di dalam aplikasi.

Salah satu layanan utama adalah fitur Pendaftaran Pengesahan STNK, yang menjadi pintu masuk menuju proses penerbitan kode bayar pajak kendaraan.

Pada tahap berikutnya, pengguna akan diminta memilih kendaraan yang datanya telah ditautkan ke akun SIGNAL.

Data kendaraan tersebut sebelumnya harus dihubungkan dengan informasi pribadi pemilik, sehingga sistem dapat menampilkan seluruh kendaraan yang terdaftar menggunakan NIK yang sama.

Setelah kendaraan dipilih, aplikasi kemudian menampilkan seluruh rincian biaya pajak yang harus dibayar.

Baca Juga :  Pemprov Jawa Timur Bebaskan Denda Pajak Kendaraan, Ojol dan Warga Kurang Mampu Rasakan Manfaatnya

Informasi yang tampil biasanya meliputi jumlah PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), SWDKLLJ, biaya administrasi, dan komponen pembayaran lainnya.

Setelah pengguna memastikan rincian biaya sudah sesuai, langkah selanjutnya adalah melakukan konfirmasi.

Proses konfirmasi ini berfungsi sebagai persetujuan bahwa pengguna siap melanjutkan ke tahap pembayaran.

Begitu konfirmasi dilakukan, aplikasi akan secara otomatis menerbitkan kode bayar, yaitu nomor yang harus dimasukkan saat pengguna melakukan pembayaran melalui bank.

Kode bayar ini memiliki batas waktu tertentu, sehingga pembayaran harus dilakukan sebelum masa berlaku berakhir. Jika terlambat, pengguna harus mengulang proses dari awal untuk mendapatkan kode yang baru.

Hal ini penting untuk diperhatikan agar pembayaran pajak kendaraan tidak tertunda dan tidak menimbulkan denda karena keterlambatan.

Setelah kode bayar berhasil didapatkan, pengguna tinggal melanjutkan proses pembayaran melalui bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, atau BTN.

Baca Juga :  Pemkab Jember Salurkan Insentif untuk 53 Guru Ngaji di Desa Sugerkidul

Setelah pembayaran selesai diverifikasi, aplikasi SIGNAL akan mengirimkan notifikasi bahwa transaksi telah diproses, dan tahap selanjutnya adalah menunggu pengesahan STNK yang biasanya dikirimkan dalam bentuk e-STNK sebelum fisik stiker pengesahan diproses.

Dengan memanfaatkan aplikasi SIGNAL, proses pembayaran pajak kendaraan menjadi lebih cepat, efisien, dan tanpa antre.

Cara ini sangat membantu masyarakat yang memiliki aktivitas padat, karena seluruh proses dapat diselesaikan hanya dengan menggunakan smartphone.

Melalui panduan ini, pengguna dapat mengikuti setiap langkah dengan mudah dan mendapatkan kode bayar tanpa kendala.

Dengan demikian, kepatuhan pembayaran pajak kendaraan dapat tetap terjaga tanpa harus menghadapi proses manual yang panjang dan memakan waktu.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Berita Terbaru