UMKMJATIM.COM – Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan pemerintah setempat sebagai bukti bahwa seseorang atau sebuah keluarga termasuk dalam kategori tidak mampu secara ekonomi.
Surat ini sering dibutuhkan untuk keperluan pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga administrasi tertentu di instansi pemerintah maupun swasta.
Agar proses penerbitannya berjalan lancar, pemohon harus menyiapkan seluruh berkas yang diminta sejak awal.
Langkah pertama dalam membuat SKTM adalah menyiapkan dokumen identitas.
Pemohon diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), baik miliknya sendiri maupun milik kepala keluarga jika permohonan diajukan atas nama keluarga.
Identitas ini penting sebagai data dasar verifikasi oleh petugas kelurahan.
Selain KTP, Kartu Keluarga (KK) juga menjadi dokumen wajib karena berfungsi sebagai bukti susunan keluarga serta alamat lengkap yang sesuai domisili.
Tahapan berikutnya adalah melengkapi Surat Pengantar dari Ketua RT dan RW.
Dokumen ini menjadi bentuk validasi awal dari lingkungan tempat tinggal bahwa pemohon benar merupakan warga di wilayah tersebut.
Selain itu, surat pengantar ini juga memberi keterangan bahwa pemohon memang membutuhkan SKTM.
Biasanya proses mendapat surat pengantar tidak memakan waktu lama, cukup dengan menyampaikan maksud permohonan kepada RT dan RW setempat.
Pemohon juga wajib menyiapkan Surat Pernyataan Tidak Mampu yang ditandatangani secara sah.
Surat ini biasanya sudah tersedia dalam bentuk formulir di kantor RT, RW, atau kelurahan sehingga pemohon hanya perlu mengisi datanya sesuai kondisi.
Dalam proses penandatanganan, RT dan RW ikut memberikan pengesahan untuk memastikan pernyataan sesuai kondisi lapangan.
Terkadang diperlukan materai sebagai syarat legalitas tambahan, tergantung ketentuan masing-masing wilayah.
Selain dokumen dasar, pemohon juga dianjurkan menyiapkan dokumen pendukung tambahan sesuai tujuan SKTM dibuat.
Misalnya, jika surat akan digunakan untuk keperluan kesehatan, rumah sakit biasanya meminta surat keterangan rawat inap atau administrasi medis lain.
Jika SKTM dipakai untuk pengajuan keringanan biaya sekolah atau kampus, instansi pendidikan biasanya meminta surat keterangan dari pihak sekolah.
Untuk kebutuhan tertentu, tagihan listrik atau bukti lain yang menunjukkan kondisi ekonomi keluarga juga bisa dilampirkan sebagai penguat.
Kelengkapan dokumen menjadi poin penting karena akan mempercepat proses verifikasi di kelurahan maupun kecamatan.
Semakin lengkap dokumen yang kamu bawa, semakin cepat pula SKTM diterbitkan.
Biasanya proses tidak memerlukan waktu lama, namun dapat tertunda apabila ada data yang tidak sesuai atau dokumen yang hilang.
Dengan memahami seluruh persyaratan dan mempersiapkan dokumen sejak awal, pengajuan SKTM dapat berjalan jauh lebih mudah.
Surat ini menjadi alat penting untuk mengakses berbagai layanan publik bagi warga yang membutuhkan, sehingga ketelitian dalam menyiapkan berkas sangat menentukan kelancaran proses administrasi.***











