UMKMJATIM.COM – Sebelum memulai proses pendaftaran di portal SSCASN, calon pelamar biasanya diminta menyiapkan sejumlah dokumen serta data identitas agar seluruh tahapan registrasi dapat berjalan tanpa hambatan.
Persiapan ini menjadi bagian penting karena sistem SSCASN sangat ketat dalam mencocokkan data dengan basis kependudukan nasional.
Ketidaksesuaian data sering kali menjadi penyebab gagalnya proses pembuatan akun, sehingga pengumpulan informasi secara lengkap sejak awal sangat disarankan.
Pelamar umumnya diharuskan memiliki identitas kependudukan yang sah.
Dokumen berupa KTP elektronik atau Surat Keterangan Perekaman E-KTP menjadi syarat dasar yang perlu disiapkan.
Data yang tertera pada kartu identitas tersebut harus sesuai dengan informasi lain yang akan dimasukkan saat registrasi.
Keselarasan antara NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir menjadi elemen penting agar sistem SSCASN dapat melakukan verifikasi secara otomatis.
Selain KTP, Kartu Keluarga (KK) juga menjadi dokumen wajib.
Nomor KK dan seluruh data anggota keluarga di dalamnya akan digunakan untuk mencocokkan informasi kependudukan pelamar.
Kedua dokumen ini harus dipastikan masih berlaku dan sesuai dengan data yang tercatat pada Dukcapil.
Apabila terdapat perbedaan, pelamar biasanya dianjurkan memperbarui data tersebut terlebih dahulu agar proses pendaftaran tidak terhambat.
Data pribadi seperti nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, serta alamat domisili juga menjadi bagian dari persiapan administrasi.
Semua informasi tersebut harus dicatat persis seperti yang tertera pada KTP dan KK.
Kesalahan kecil dalam penulisan, misalnya huruf kapital atau ejaan nama, dapat menyebabkan akun gagal dibuat.
Karena itu, memeriksa kembali setiap detail menjadi langkah yang wajib dilakukan sebelum memasuki portal SSCASN.
Selain data kependudukan, pelamar memerlukan alamat email aktif.
Alamat email ini berfungsi sebagai sarana verifikasi akun dan menjadi media komunikasi resmi dengan sistem SSCASN.
Nomor ponsel yang masih aktif pun harus disiapkan karena OTP atau kode verifikasi sering dikirimkan melalui SMS.
Dengan mengamankan dua saluran komunikasi tersebut, pelamar bisa memastikan bahwa setiap notifikasi penting dapat diterima tanpa kendala.
Persiapan lain yang tidak kalah penting adalah menyiapkan pas foto terbaru.
Biasanya pas foto menggunakan latar belakang merah atau biru sesuai ketentuan dalam pengumuman resmi seleksi.
Foto harus jelas, rapi, dan memenuhi komposisi standar agar dapat diterima oleh sistem.
Penyimpanan foto dalam ukuran dan resolusi yang tepat juga menjadi langkah yang membantu proses unggah menjadi lebih cepat.
Semua persiapan tersebut bertujuan agar proses pembuatan akun di portal SSCASN dapat berlangsung dengan lancar dan tanpa kesalahan input data.
Pelamar yang menyiapkan dokumen sejak awal biasanya dapat menyelesaikan registrasi lebih cepat karena seluruh informasi pendukung sudah tersedia.
Dengan persiapan matang, peluang mengalami kendala teknis atau penolakan sistem pun dapat diminimalkan.
Melalui penyusunan dokumen yang lengkap, pemeriksaan data yang cermat, serta memastikan seluruh saluran komunikasi aktif, pelamar dapat memulai proses pendaftaran SSCASN dengan lebih percaya diri.
Persiapan inilah yang menjadi fondasi penting bagi langkah awal dalam mengikuti seleksi penerimaan ASN secara resmi.***











