Update PKH Desember 2025: Besaran Bantuan, Kategori Penerima, dan Mekanisme Penyaluran Terbaru

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 7 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu bantuan sosial bersyarat yang dirancang untuk mendukung keluarga berpenghasilan rendah agar mampu meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Menjelang akhir tahun 2025, program ini memasuki periode penyaluran terakhir yang berlangsung sepanjang bulan Desember.

Pada tahap akhir ini, penyaluran dilakukan secara bergelombang di berbagai wilayah, menyesuaikan jadwal masing-masing bank penyalur serta kesiapan data penerima di lapangan.

Di setiap daerah, proses penyaluran meliputi beberapa tahapan penting, mulai dari pemberitahuan kepada keluarga penerima manfaat (KPM),

proses transfer dana ke rekening yang telah ditetapkan, hingga penarikan dana melalui ATM, bank, agen bank, maupun e-warong.

Dengan alur yang terstruktur, pemerintah memastikan bantuan benar-benar dapat tersampaikan kepada penerima sesuai ketentuan.

PKH memberikan bantuan berdasarkan kategori anggota keluarga, bukan per kepala keluarga secara umum.

Baca Juga :  Kadin Sidoarjo 2024–2029 Fokus Kembangkan SDM dan UMKM Berkualitas Menuju Daya Saing Global

Dana diberikan per tahap, dengan total penyaluran satu tahun terbagi ke dalam empat periode.

Pada Desember 2025, ini menjadi penyaluran terakhir yang sangat dinanti masyarakat, terutama untuk mempersiapkan kebutuhan akhir tahun.

Berikut adalah besaran dana bansos PKH Desember 2025 sesuai kategori penerima:

1. Ibu Hamil dan Nifas

Kategori ini menerima bantuan sebesar Rp750.000 per tahap, sehingga total bantuan per tahun mencapai Rp3.000.000.

Bantuan ini difokuskan untuk menunjang kesehatan ibu sebelum dan sesudah melahirkan.

2. Anak Usia Dini (0–6 Tahun)

Anak dalam rentang usia dini memperoleh bantuan Rp750.000 per tahap, atau Rp3.000.000 per tahun, untuk mendukung kebutuhan nutrisi, kesehatan, dan pendidikan awal.

3. Anak Sekolah Dasar

Baca Juga :  Jago Gelut: Inovasi Kuliner Opor Susu yang Siap Meramaikan Malang Raya

Untuk tingkat SD atau sederajat, besaran dana adalah Rp225.000 per tahap, dengan total tahunan Rp900.000.

Bantuan ini membantu kebutuhan pendidikan dasar seperti seragam, alat tulis, dan transportasi.

4. Anak Sekolah Menengah Pertama

Siswa SMP atau sederajat menerima Rp375.000 per tahap, sehingga total tahunan mencapai Rp1.500.000.

5. Anak Sekolah Menengah Atas

Untuk tingkat SMA atau sederajat, bantuan yang diberikan adalah Rp500.000 per tahap, atau Rp2.000.000 per tahun, guna menunjang biaya sekolah yang lebih tinggi dibanding jenjang sebelumnya.

6. Penyandang Disabilitas Berat

Kategori ini menerima Rp600.000 per tahap, dengan total bantuan tahunan Rp2.400.000.

Dana diarahkan untuk membantu keluarga merawat anggota keluarga dengan kebutuhan khusus.

7. Lansia

Penerima lansia usia 60 tahun ke atas mendapatkan Rp600.000 per tahap, sama seperti penyandang disabilitas berat, dengan total tahunan Rp2.400.000.

Baca Juga :  Cara Efektif Mengatasi Kendala Pencairan Bansos November 2025: Panduan Lengkap untuk Penerima PKH dan BPNT

Bantuan ditujukan sebagai dukungan perawatan dan kebutuhan harian.

8. Korban Pelanggaran HAM Berat

Kategori khusus ini memperoleh bantuan cukup besar, yaitu Rp2.700.000 per tahap, dan total tahunan Rp10.800.000.

Dana tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian negara atas kondisi mereka.

Dengan informasi detail mengenai besaran bantuan PKH Desember 2025 ini, keluarga penerima manfaat dapat mempersiapkan pencairan dengan lebih baik.

Pastikan selalu melakukan pengecekan melalui aplikasi resmi Kemensos atau pendamping sosial di wilayah masing-masing agar data tetap valid dan proses pencairan berjalan lancar.

PKH terus menjadi harapan bagi jutaan keluarga Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup dan memenuhi kebutuhan dasar secara lebih layak.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru