Polres Sumenep Dukung Penuh Program Koperasi Desa Merah Putih dan Respon Cepat SPKT

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 28 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dalam upaya memperkuat sistem pengawasan anggaran dan meningkatkan respons layanan publik di lingkungan kepolisian,

Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade menghadiri Zoom Meeting Sosialisasi Pendataan dan Asistensi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta Mitigasi Penyalahgunaan Anggaran dan Sosialisasi Respon Cepat SPKT.

Kegiatan nasional tersebut digelar pada Senin, 28 Juli 2025 dan bertempat di Ruang Vidcon Lantai II Mapolres Sumenep.

Agenda tersebut merupakan bagian dari strategi terpadu pemerintah pusat untuk membangun desa mandiri berbasis koperasi yang dikelola secara transparan dan akuntabel.

Program ini juga ditujukan untuk mempercepat pelayanan masyarakat melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan pendekatan yang lebih responsif dan humanis.

Baca Juga :  Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Dalam pertemuan daring tersebut, peserta mendapatkan materi mendalam seputar pentingnya sinergi antara pengawasan program ekonomi desa,

pemberdayaan koperasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi lokal, serta peningkatan kualitas layanan publik oleh institusi Polri.

Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih di wilayah hukumnya.

Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap sistem kerja dan prinsip dasar KDMP sangat penting bagi setiap anggota kepolisian agar dapat berperan aktif dalam pelaksanaan dan pengawasan program tersebut di lapangan.

Dirinya menekankan bahwa keikutsertaan dalam sosialisasi ini menjadi modal awal yang penting bagi personel Polres Sumenep untuk terlibat langsung dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran desa dan memastikan program pemberdayaan koperasi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2025

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh anggota dapat memahami secara menyeluruh mekanisme pelaksanaan KDMP serta mampu memberikan pengawasan maksimal dan pelayanan prima di tengah masyarakat,” jelas Kompol Masyhur Ade usai mengikuti kegiatan.

Keterlibatan aktif Polres Sumenep dalam kegiatan nasional ini mencerminkan komitmen institusional dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, serta mampu memberdayakan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Selain penguatan sektor koperasi, program SPKT Respon Cepat juga menjadi sorotan penting dalam sosialisasi.

SPKT diarahkan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat secara lebih efisien dan sigap, terutama dalam penanganan aduan, pengaduan darurat, dan laporan kriminalitas.

Program ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang tengah didorong di tubuh Polri untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih terbuka, responsif, dan berbasis teknologi.

Baca Juga :  Menteri Trenggono Resmikan Kampung Nelayan di Malang, Dorong Produktivitas Pesisir

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, diharapkan seluruh jajaran kepolisian, termasuk di daerah seperti Sumenep,

mampu mendukung dan mengawal implementasi program nasional tersebut secara maksimal, demi menciptakan desa yang mandiri dan masyarakat yang lebih sejahtera.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru