Percepatan Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih Dimulai dari Kota Malang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 21 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya dalam mempercepat digitalisasi koperasi desa (kopdes) merah putih sebagai bagian dari transformasi ekonomi kerakyatan.

Meutya Hafid  Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) menyebutkan bahwa Kota Malang dipilih sebagai lokasi pilot project,

dengan melibatkan 15 koperasi desa yang akan mendapatkan fasilitas teknologi sekaligus peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Langkah ini dinilai penting agar koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memberikan layanan yang lebih transparan serta efisien bagi anggotanya.

Dalam kunjungannya ke Koperasi Merah Putih Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Kamis (21/8/2025), Meutya Hafid menjelaskan bahwa ada dua strategi utama sesuai Instruksi Presiden.

Baca Juga :  7 Tip Menarik Minat Pengunjung dengan Kelas DIY: Cara Kreatif Mengembangkan Bisnis

Pertama, pemerintah memastikan infrastruktur internet tersedia dan dapat diakses oleh seluruh koperasi desa yang menjadi sasaran program.

Kedua, Kementerian Komunikasi dan Digital menyiapkan program pelatihan (upskilling) untuk pengurus koperasi agar mampu mengelola administrasi, pembukuan, dan transaksi secara digital.

Harapannya, transformasi ini akan memberikan manfaat ganda: memudahkan pengelolaan koperasi sekaligus meningkatkan kepercayaan anggota berkat sistem yang lebih terbuka.

Sebagai tahap awal, pemerintah akan mendistribusikan laptop ke 15 koperasi desa di Malang.

Selain itu, kurikulum pelatihan disusun dengan memperhatikan masukan langsung dari para pengurus koperasi, sehingga materi yang diberikan lebih tepat sasaran.

Pelatihan ini difokuskan pada pembukuan digital, pencatatan transaksi online, serta strategi pemasaran digital.

Baca Juga :  Wanoza.ai Luncurkan Platform AI Lokal untuk Bantu UMKM & Kreator Buat Foto Produk Profesional Tanpa Ribet

Dengan begitu, koperasi tidak hanya menjadi tempat simpan pinjam, tetapi juga mampu memperluas fungsi ekonominya melalui pemanfaatan teknologi.

Ketua Koperasi Merah Putih Karangbesuki, R. Susi Kurnia, menilai program digitalisasi ini hadir tepat waktu.

Ia menuturkan bahwa selama ini sebagian besar koperasi masih melakukan pencatatan manual, sehingga pengelolaan data kurang efektif.

Menurutnya, penerapan pembukuan digital dan transaksi online merupakan kebutuhan mendesak agar koperasi bisa bersaing di era modern.

Selain layanan koperasi, program ini juga dirancang untuk menyentuh sektor UMKM binaan koperasi.

Produk-produk lokal nantinya akan dipasarkan melalui platform Karbes Market, sebuah marketplace digital yang memudahkan anggota maupun masyarakat luas dalam mengakses kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Visi dan Misi sebagai Kompas Strategis dalam Pengambilan Keputusan Perusahaan

Pemerintah menegaskan bahwa digitalisasi koperasi desa merah putih tidak hanya berhenti di Malang.

Program ini akan diperluas secara bertahap ke seluruh wilayah Indonesia dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Implementasi di tiap daerah akan disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur dan kebutuhan lokal.

Dengan percepatan digitalisasi ini, koperasi desa diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, memperkuat peran UMKM, serta menciptakan ekosistem bisnis yang lebih modern dan inklusif.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru