Penyelesaian Tiga Pasar di Malang Jadi Prioritas Wali Kota Wahyu Hidayat

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Diberitakan bahwa Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa penyelesaian permasalahan tiga pasar tradisional besar di Kota Malang, yakni Pasar Blimbing, Pasar Besar, dan Pasar Gadang, akan menjadi agenda utama pemerintahannya.

Meski belum menetapkan tenggat waktu pasti, ia menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan lama ini secara bertahap.

Menurutnya, masalah pasar merupakan pekerjaan rumah yang cukup panjang karena melibatkan berbagai pihak dengan kepentingan berbeda.

Oleh sebab itu, penyelesaiannya tidak bisa dilakukan secara instan melainkan harus mengikuti tahapan yang sudah ditentukan.

Sebagai langkah terdekat, Pemkot Malang tengah mengkaji perjanjian kerja sama (PKS) antara investor dan pedagang.

Wahyu menuturkan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan langsung dengan kedua belah pihak untuk mempelajari hak serta kewajiban masing-masing.

Baca Juga :  4 Alasan Utama Bantuan KAJ Dihentikan: Wajib Tahu Agar Hak Bantuan Tetap Aman

Ia menjelaskan bahwa apabila ada pihak yang telah menerima hak namun tidak mampu menjalankan kewajiban, maka persoalan harus segera diselesaikan.

Sebaliknya, bila kewajiban bisa dipenuhi, maka proses penyelesaian akan terus dilanjutkan sesuai kesepakatan.

Wahyu menambahkan, langkah-langkah penyelesaian ini juga akan mengikuti rekomendasi panitia khusus (pansus) yang sebelumnya telah mengkaji permasalahan pasar.

Sebagai contoh, salah satu penyesuaian terkait pembangunan gedung cuci mobil sudah berhasil diselesaikan.

Hal itu menunjukkan bahwa tahapan penyelesaian memang harus dilakukan secara berangsur.

Ia menekankan bahwa proses ini membutuhkan waktu karena menyangkut regulasi, perjanjian, dan konfirmasi dengan pedagang.

Dengan demikian, penyelesaian pasar tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat ataupun dengan langkah instan.

Baca Juga :  Kenaikan Pajak 10 Persen Dinilai Memberatkan UMKM: Pelaku Usaha di Malang Minta Kebijakan yang Lebih Berpihak

Saat ini, Pemkot Malang masih melakukan pengumpulan data terkait PKS yang sudah dijalankan maupun yang belum terealisasi.

Setelah seluruh data terkumpul, hasilnya akan dikonfirmasi kepada pedagang agar diperoleh kejelasan mengenai kondisi lapangan yang sebenarnya.

Wahyu menilai langkah verifikasi ini sangat penting agar keputusan yang diambil tidak merugikan salah satu pihak.

Transparansi data menjadi dasar utama sebelum Pemkot menentukan arah kebijakan lebih lanjut.

Meski ada desakan agar persoalan ini segera rampung dalam tahun berjalan, Wahyu Hidayat menegaskan bahwa ia tidak akan menetapkan batas waktu secara kaku.

Menurutnya, jika menetapkan target terlalu cepat, ada risiko terjadi penundaan yang bisa menimbulkan ketidakpercayaan publik.

Baca Juga :  Jelang Iduladha 2025, Stok Hewan Kurban di Kabupaten Malang Dipastikan Aman dan Sehat

Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah memastikan proses berjalan sesuai aturan, sehingga penyelesaian benar-benar tuntas dan tidak menyisakan masalah baru.

Penyelesaian persoalan Pasar Blimbing, Pasar Besar, dan Pasar Gadang menjadi bukti keseriusan Pemkot Malang dalam memperhatikan sektor perdagangan rakyat.

Dengan kajian menyeluruh, tahapan bertahap, dan keterlibatan semua pihak, diharapkan tiga pasar tersebut bisa segera berfungsi optimal kembali serta mendukung perekonomian masyarakat Kota Malang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru