Koperasi Merah Putih Didorong Percepat Operasionalisasi, Satgas Bahas Kendala dan Solusi di Madiun

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah terus memperkuat langkah dalam membangun dan mengoperasikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Upaya ini kembali ditegaskan dalam forum koordinasi yang digelar di Government Chief Information Officer (GCIO) Kota Madiun, Selasa (9/9/2025).

Pertemuan ini menghadirkan berbagai pihak untuk membahas hambatan dan solusi yang muncul di lapangan, terutama di wilayah Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek.

Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Ir. Sugeng Santoso, yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah 4 Satgas KDMP dan KKMP,

menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi wadah konsolidasi dan koordinasi antara Satgas provinsi dengan Satgas di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Gandeng OJK Perkuat Literasi Keuangan Desa untuk Lawan Pinjol Ilegal

Ia menjelaskan, kegiatan ini turut menggandeng Kementerian Koperasi dan Kementerian BUMN yang tergabung dalam Project Management Office (PMO).

Kehadiran dua kementerian ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi operasional koperasi di seluruh wilayah.

Sugeng menambahkan, pemerintah ingin memastikan koperasi merah putih benar-benar dapat berjalan sesuai rencana dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa maupun kelurahan.

Dalam forum tersebut, sejumlah kendala dari daerah ikut dipaparkan.

Beberapa di antaranya meliputi keterbatasan permodalan, kualitas sumber daya manusia (SDM), kurangnya sarana dan prasarana, hingga kebutuhan penyusunan bisnis plan yang matang.

Menurut Sugeng, permasalahan tersebut sebenarnya sudah dipetakan dan solusinya dituangkan dalam Buku Saku Operasionalisasi Koperasi Merah Putih.

Baca Juga :  Penyesuaian Data dan Regulasi Baru Menjadi Kendala Pencairan Dana Desa dan ADD Tahap 1 di Sampang

Buku ini merupakan panduan yang disusun berdasarkan masukan dari 16 kementerian dan lembaga terkait.

“Melalui buku tersebut, semua pertanyaan dan kebutuhan teknis, seperti bagaimana mengembangkan SDM hingga menyiapkan strategi bisnis, sudah dijabarkan dengan detail,” jelasnya.

Meski menghadapi sejumlah hambatan, Sugeng mengungkapkan bahwa pertemuan di Madiun juga menyingkap banyak potensi baru dari koperasi di daerah.

Setiap desa dan kelurahan dinilai memiliki karakteristik serta kearifan lokal yang bisa diangkat menjadi kekuatan ekonomi koperasi.

Ia mencontohkan adanya ide-ide inovatif yang muncul dari daerah peserta, yang diyakini mampu memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih sekaligus memperluas daya saing di tingkat regional maupun nasional.

“Inovasi dan potensi lokal ini menjadi nilai tambah yang dapat mempercepat kemandirian koperasi,” katanya menutup pernyataan.

Baca Juga :  Ini Daftar 8 Ruas Tol yang Berlakukan Diskon 20 Persen Saat Libur Natal 2025

Melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah berkomitmen menghadirkan solusi konkret untuk mempercepat operasionalisasi KDMP dan KKMP.

Harapannya, koperasi ini tidak hanya menjadi wadah ekonomi masyarakat, tetapi juga pusat inovasi berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga desa dan kelurahan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat
Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK
Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH
PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Berita Terkait

Wednesday, 25 February 2026 - 18:45 WIB

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 18:41 WIB

Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat

Wednesday, 25 February 2026 - 18:37 WIB

Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK

Wednesday, 25 February 2026 - 18:31 WIB

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Berita Terbaru

Ciptakan Ramadhan berkesan dengan microphone SHORUSH. Cocok untuk tadarus, tarawih, dan kajian, lengkap promo diskon & gratis ongkir.

Berita

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Wednesday, 25 Feb 2026 - 18:31 WIB