Gubernur Khofifah Gandeng OJK Perkuat Literasi Keuangan Desa untuk Lawan Pinjol Ilegal

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Peningkatan literasi dan inklusi keuangan di pedesaan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat dibutuhkan untuk menghadirkan akses pembiayaan yang sehat bagi masyarakat desa.

Hal ini juga dianggap sebagai langkah strategis dalam menangkal maraknya jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal yang menyasar warga desa.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menerima peserta Institutional Visit Program Pembekalan Calon Kepala OJK Angkatan 2 Tahun 2025 di Gedung Negara Grahadi, Kamis (25/9/2025).

Khofifah menyoroti pentingnya memperkuat program Desa Devisa yang saat ini berjumlah 293 desa di Jawa Timur.

Desa-desa tersebut memiliki komoditas unggulan berdaya saing global, mulai dari kopi, kakao, hasil laut, produk fesyen, hingga rempah-rempah.

Baca Juga :  Kabupaten Malang Dukung Program Pembentukan Koperasi Merah Putih di Tingkat Desa

Menurutnya, Desa Devisa bukan hanya tentang mendorong ekspor berbasis potensi lokal, melainkan juga menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan dukungan akses pembiayaan yang aman, masyarakat dapat mengembangkan usaha berbasis potensi daerah masing-masing.

“Memperkuat Desa Devisa sekaligus memperluas inklusi keuangan artinya memberikan masyarakat jalur pembiayaan yang lebih sehat dan terjamin,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyinggung keberadaan Koperasi Merah Putih yang selama ini berfungsi menyalurkan kebutuhan pokok seperti pangan, pupuk, LPG, dan gula langsung dari produsen ke masyarakat.

Ia menilai koperasi ini tidak sekadar wadah ekonomi, melainkan strategi penting untuk memutus rantai distribusi yang panjang.

Dengan begitu, harga barang dapat lebih terjangkau dan keuntungan lebih banyak dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Inflasi Kota Madiun September 2025 Capai 0,03 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Daging Ayam dan Cabai

Khofifah mendorong agar OJK turut mendampingi koperasi desa melalui regulasi yang tepat dan akses pembiayaan yang sehat.

Pendampingan ini dianggap krusial untuk memastikan koperasi mampu berperan sebagai penopang utama ekonomi lokal.

Masalah pinjaman online ilegal juga menjadi sorotan.

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya edukasi literasi keuangan yang dilakukan secara masif, tidak hanya di desa tetapi juga hingga ke sekolah dan pesantren.

Menurutnya, banyak masyarakat yang masih terjebak pinjol ilegal karena kurangnya pengetahuan mengenai akses pembiayaan resmi yang lebih aman.

“Pinjol ilegal adalah pekerjaan rumah besar kita bersama. Karena itu literasi keuangan harus ditanamkan hingga ke tingkat desa,” tegasnya.

Dengan adanya sinergi antara program Desa Devisa, penguatan koperasi, serta literasi keuangan yang inklusif, Khofifah optimistis desa akan tumbuh menjadi pilar ekonomi nasional.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Dokumen Persyaratan untuk Pengajuan KPJ DKI Jakarta

Ia menegaskan bahwa kemandirian ekonomi desa adalah pondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Jika desa kuat, koperasi berjalan sehat, dan masyarakat terlindungi dari pinjol ilegal, maka ekonomi desa akan menjadi fondasi kokoh bagi masa depan bangsa,” katanya.

Upaya memperkuat literasi dan akses keuangan desa yang digagas Gubernur Khofifah bersama OJK bukan hanya strategi melawan pinjol ilegal, tetapi juga langkah besar untuk memperkuat koperasi desa dan Desa Devisa.

Program ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem ekonomi yang sehat, berdaya saing, serta memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru